Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Jokowi Bangun 1.800 Rumah Tahan Gempa bagi Warga Terdampak Bencana Cianjur

LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA
  • Senin, 05 Desember 2022, 18:19 WIB
Jokowi Bangun 1.800 Rumah Tahan Gempa bagi Warga Terdampak Bencana Cianjur
Presiden Jokowi saat tinjau lokasi pengungsian warga terdampak bencana Cianjur, Jawa Barat/Ist
Perkemabangan pembangunan rumah tahan gempa di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, ditinjau langsung oleh Presiden Joko Widodo pada Senin, (5/12).

Presiden mengatakan bahwa di salah satu lokasi yang jadi tempat relokasi bagi warga terdampak gempa Cianjur tersebut akan dibangun 200 rumah tahan gempa bagi warga terdampak gempa Cianjur.

"Ya ini adalah lokasi untuk relokasi yang pertama. Di sini segera dibangun kurang lebih 200 rumah, contohnya sudah ada yang rumah antigempa," ujar Presiden.

Selain di lokasi tersebut, Presiden mengatakan bahwa pemerintah juga menyiapkan pembangunan 1.600 rumah serupa di lokasi lainnya. Relokasi sendiri diprioritaskan bagi warga yang rumahnya berada di pusat gempa, terutama di Kecamatan Cugenang. Jika ditotal Jokowi akan membangun 1.800 rumah tahan gempa.

"Lokasi-lokasi (rumah) yang berada di senternya gempa, utamanya di Cugenang, itu akan dipindahkan ke sini dan ke lokasi yang kedua tadi," lanjutnya.

Sementara itu, untuk rumah warga yang tidak direlokasi akan diberikan bantuan yang besarannya menyesuaikan tingkat kerusakan. Jokowi mengungkapkan bahwa masing-masing Rp 50 juta untuk rumah yang rusak berat, Rp 25 juta untuk rumah yang rusak sedang, dan Rp 10 juta untuk rumah yang rusak ringan.

Untuk rumah rusak berat, Presiden menyebut bahwa ada yang direlokasi dan ada yang dibangun kembali di tempat.

"Yang rusak berat itu ada yang direlokasi ada yang tidak. Kalau tempatnya berbahaya, berada di garis patahan, garis sesarnya, itu yang dipindah. Kalau yang tidak dibangun di tempat yang sama," imbuhnya.

ARTIKEL LAINNYA