Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Salurkan Bantuan, Tim Kemanusiaan BIN Sisir Desa Terisolir Terdampak Gempa Cianjur

LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Rabu, 23 November 2022, 23:05 WIB
Salurkan Bantuan, Tim Kemanusiaan BIN Sisir Desa Terisolir Terdampak Gempa Cianjur
Tim Kemanusiaan Badan Intelijen Negara (BIN) membantu korban gempa Cianjur, Jawa Barat/Ist
Tim Kemanusiaan Badan Intelijen Negara (BIN) harus menembus desa terpencil untuk bisa menjangkau warga korban gempa bumi Cianjur. Salah satu lokasi yang dituju dalam penyaluran bantuan kemanusiaan itu adalah Kampung Burangkeng, Desa Mangunkerta, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Deputi VII BIN, Prabawa Ajie mengatakan, BIN membagikan bantuan berupa paket makanan siap saji, peralatan anak-anak dan orang dewasa, serta bantuan keuangan kepada warga Kampung Burangkeng. Adapun penerima manfaat bantuan sebanyak 99 kepala keluarga (KK) atau 300 pengungsi.

"Desa yang terdampak dari gempa ini sangat memprihatinkan. Untuk saat ini belum mendapat bantuan sama sekali. Bantuan sudah ada, namun baru sampai di desa, dan jumlahnya sangat kecil," kata Ajie, Rabu (23/11).

Terlebih lagi, dia mengatakan bahwa masyarakat setempat mendirikan tenda pengungsian di tengah persawahan dan perkebunan di lokasi yang masih terisolir.

"Kita melaksanakan instruksi Kepala BIN, Bapak Budi Gunawan, agar kita bergerak cepat, memberikan yang terbaik bagi saudara-saudara kita yang mendapat musibah gempa ini," katanya.

Ajie menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar terus berupaya memberikan bantuan kemanusiaan kepada desa-desa terdampak gempa Cianjur yang terisolir.

"Kita akan terus berkomunikasi dengan jajaran terkait untuk kiranya bisa memprioritaskan desa-desa yang belum terjamah bantuan. Kami harapkan saudara-saudara kita tersebut segera mendapatkan bantuan," katanya.

Dalam menjalankan misi kemanusiaan ini, sejak Senin (21/11), BIN telah mendirikan Posko Bantuan di jalan lintas Labuan-Cianjur, tepatnya di Desa Cijedil, Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jabar.

Dari lokasi yang inilah Tim Kemanusiaan BIN menyalurkan bantuan logistik ke desa-desa terdampak gempa Cianjur. Di posko ini pula BIN menampung setidaknya 300 pengungsi di tenda-tenda yang terus bertambah.

Di posko tersebut, Ajie menyebut BIN juga bekerja sama dengan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) dari Jabodetabek untuk melakukan trauma healing ke anak-anak dengan bertujuan agar anak-anak terdampak gempa bisa tersenyum kembali.

Ajie menambahkan, BIN juga segera menerjunkan tim kesehatan tambahan di posko tanggap darurat. BIN telah bekerja sama dengan dokter di puskesmas setempat untuk memudahkan pengadaan pelayanan kesehatan (pelkes).

"Besok rencana ada penambahan sejumlah dokter lagi dan juga peralatan kesehatan yang langsung dikirim dari BIN. Jadi besok pagi sudah datang, dan sebagian malam ini juga dikirim," pungkasnya.

ARTIKEL LAINNYA