Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Beri Ceramah untuk Mahasiswa Baru UnNur, Chappy Hakim Soroti Tantangan Sektor Dirgantara

LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Jumat, 30 September 2022, 07:49 WIB
Beri Ceramah untuk Mahasiswa Baru UnNur, Chappy Hakim Soroti Tantangan Sektor Dirgantara
Ketua PSAPI, Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim memberikan pembekalan untuk mahasiswa baru Universitas Nurtanio, Bandung pada 29 September 2022/Ist
Keterbatasan daratan dan perairan di permukaan Bumi membuat dirgantara menjadi masa depan kehidupan umat manusia di masa depan. Tuntutan ini juga semakin besar ketika dihadapkan pada fenomena pemanasan global.

Untuk itu, kemampuan kedirgantaraan penting untuk dimiliki negara jika ingin tetap eksis.

Begitu yang dikatakan oleh Ketua Pusat Studi Air Power Indonesia (PSAPI), Marsekal (Purn) Chappy Hakim ketika memberikan pembekalan bagi mahasiswa baru Universitas Nurtanio Bandung pada Kamis (29/9).

Pembekalan dengan tema wawasan kedirgantaraan bagi para mahasiwa baru merupakan kegiatan tahunan dari Universitas Nurtanio. Ini dilakukan untuk meningkatkan minat kedirgantaraan bagi para mahasiswa yang menempuh pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Chappy menekankan pentingnya sektor pendidikan tinggi bagi para pegiat kedirgantaraan di tanah air.

"Kemajuan teknologi kedirgantaraan telah menghadirkan tantangan baru ke depan yang harus dihadapi dengan menyiapkan SDM yang kompeten... Kenyataan sekarang ini, Indonesia telah tertinggal dari banyak negara maju dalam bidang teknologi dan industri kedirgantaraan," ujar Chappy.

Lebih lanjut, Chappy juga menekankan pentingnya motivasi para mahasiwa untuk mencapai prestasi terbaiknya, sehingga dapat menjawab tantangan ke depan terkait bidang kedirgantaraan.

Seiring dengan perkembangan teknologi canggih, saat ini dunia memasuki cyber world. Dunia siber telah menempatkan diri pada domain ke-5 setelah daratan, perairan, udara, dan ruang angkasa.

Ini ditandai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang massif, hingga merubah sosial, ekonomi, dan budaya secara signifikan.

Selain itu juga bermunculan teknologi seperti drone, sistem otonomi, hingga kecerdasan buatan.

"Itulah yang sekali lagi merupakan tantangan yang harus dapat dihadapi para mahasiswa yang belajar di UnNur untuk bersama-sama dengan generasi muda lainnya membangun bangsa menuju era atau abadnya dirgantara," lanjut Chappy yang menutup ceramahnya dengan jargon "Nenek moyangku seorang pelaut, tetapi anak cucuku adalah insan dirgantara".

Chappy juga berkesempatan untuk mengikuti sesi tanya jawab hingga memberi hadiah berupa buku pada penanya.

Acara tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Senat UnNur, Prof. Endang Komara dan Rektor UnNur Dr. Sukmo Gunardi.

ARTIKEL LAINNYA