Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Jalan Servo Titan Makan Korban Lagi, Mekanik Tewas Terjepit Dump Truck

LAPORAN: IDHAM ANHARI
  • Selasa, 23 Agustus 2022, 16:47 WIB
Jalan Servo Titan Makan Korban Lagi, Mekanik Tewas Terjepit Dump Truck
Dump truck yang menewaskan Jajang Sulaeman (25) di KM 64 Jalan Servo, milik Titan Group/RMOLSumsel
Jalan Servo milik Titan Group kembali memakan korban, usai seorang mekanik bernama Jajang Sulaeman (25), tewas terjepit dump truck di KM 64 tepatnya di pool PT Sapta Buana Indonesia.

Kejadian nahas itu sempat menghebohkan warga, lantaran video kejadian tersebar di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat tubuh Jajang terjepit diantara bagian dump dan sasis.

Korban pun langsung tewas di tempat kejadian. Jasadnya sempat dibawa ke RSUD Talang Ubi untuk diperiksa. Selanjutnya, jenazah langsung dikirim ke kampung halamannya. 

Informasi dihimpun, kejadian tersebut berawal saat korban tengah melakukan perbaikan baterai yang berada di bagian bawah dump mobil Mitsubishi Fuso bernomor polisi A 9507 U. Setelah mengangkat bak dump, korban lalu menaiki bagian sasis, tempat dimana terletak baterai aki. Baru saja menaiki bagian sasis tersebut, dump tersebut tiba-tiba turun dengan sendirinya.

Sejumlah pekerja yang berada di sekitar kejadian lalu berteriak memperingatkan korban. Tapi korban yang berada diatas bagian sasis tak sempat lagi mengelak. Dump itu pun langsung menimpa tubuhnya.

"Dump mobil itu tiba-tiba turun. Sudah diingatkan oleh yang lain, tapi sepertinya karena terjepit, tidak bisa lagi menghindar," kata salah seorang saksi di lapangan dikutip dari Kantor Berita RMOLSumsel, Selasa (23/8).

Kapolres PALI, AKBP Efrannedy melalui Kasatreskrim, AKP Marwan didampingi Kanit Pidsus Ipda Bambang saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, saat ini tim dari Polres PALI tengah melakukan penyelidikan dan pendalaman berupa pemeriksaaan saksi serta olah tempat kejadian perkara.

"Kami sedang melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi di lapangan," kata Bambang.

Selain itu, lanjut Bambang, petugas juga baru memanggil pihak PT Sapta Buana Indonesia untuk dimintai keterangan. "Pihak perusahaan juga kami panggil. Saat ini masih dalam proses," terangnya.

Terkait penyebab kejadian, Bambang belum bisa memberikan kesimpulan. Apakah kejadian tersebut murni kelalaian ataupun ada unsur lainnya.

"Penyebab masih kami dalami. Sehingga, kami belum bisa berkomentar lebih banyak," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Servo Lintas Raya, Hari David saat dihubungi Kantor Berita RMOLSumsel hingga berita ini diturunkan belum memberikan respons.

Kecelakaan di jalan Servo tersebut bukan yang pertama kalinya. Jalan khusus tambang yang dikelola PT Servo Lintas Raya (SLR) milik Titan Group tersebut tahun ini sudah dua kali mengalami kejadian fatality. Kejadian pertama yakni tewasnya seorang pekerja lantaran terlindas alat berat jenis loader WA 500 di STA 36, 27 April 2022 lalu.

EDITOR: IDHAM ANHARI

ARTIKEL LAINNYA