Liga RMOL
Liga RMOL Mobile
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Kolaborasi Kominfo dan Platform Dorong Akselerasi UMKM Go Digital

LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Senin, 25 Juli 2022, 16:31 WIB
Kolaborasi Kominfo dan Platform Dorong Akselerasi UMKM Go Digital
Ilustrasi/Net
Penerapan physical distancing dan meningkatnya kekhawatiran publik tentang Covid-19, telah menciptakan lingkungan yang sangat membatasi ruang gerak para UMKM dalam melakukan bisnisnya.

Hal ini yang kemudian membuat UMKM harus berjuang keras dalam mempertahankan bisnisnya selama pandemi Covid-19. Salah satu solusi yang dapat diterapkan oleh UMKM adalah dengan go digital. Namun dalam transformasi digital tersebut perlu dibarengi dengan keterlibatan teknologi dan platform digital.

Merespon hal tersebut Center for Digital Society (CfDS) bekerjasama dengan Meta, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo), dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menyoroti akselerasi ekonomi digital melalui UMKM.

Co-Chair Digital Economy Working Group G20, Dedy Permadi mengatakan, peningkatan ekonomi melalui UMKM dapat dilaksanakan apabila seluruh pemangku kepentingan bekerja sama. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan edukasi untuk pelaku UMKM agar dapat memanfaatkan ruang digital secara positif, produktif, dan kreatif.

Sementara itu, Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kemkominfo RI, Semuel Abrijani Pangerapan menyampaikan bahwa selain peningkatan literasi digital upaya yang dilakukan oleh Kominfo dalam mendukung transformasi digital adalah memberikan wadah untuk pengembangan bisnis UMKM.

“Kominfo memiliki program UMKM Go Online yang bisa diikuti pelaku UMKM. Melalui program ini, UMKM dapat memperoleh ilmu dan memahami proses berjualan secara daring (online) hingga mampu mandiri dan memperluas jaringan pemasaran produk masing-masing,” ujar Semuel dalam keterangannya, Senin (25/7).

Selaras dengan hal tersebut, Ketua Umum APJII, Muhammad Arif menyampaikan bahwa APJII juga dengan aktif memberikan akses di daerah tanpa jaringan internet melalui program Desa Internet Mandiri. Dimana program ini menyasar desa-desa di luar daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

“Saat ini kesadaran UMKM untuk memanfaatkan platform digital masih sangat rendah, masih banyak yang menggunakan cara-cara konvensional dalam menjajakan produknya. Maka dari itu, kami selalu berupaya untuk memberikan sosialisasi kepada UMKM terkait keunggulan dari menggunakan platform digital dalam memasarkan produk,” kata Arif.

Direktur Kebijakan Publik Asia Tenggara, Meta, Rahimah Abdulrahim menjelaskan, Meta akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendorong pemanfaatan teknologi digital guna membantu pelaku UMKM agar dapat tumbuh dan maju.

“Kami mendukung pertemuan G20 dan pemerintah Indonesia dalam mewujudkan visi untuk membangun teknologi masa depan melalui beragam program strategis, investasi, dan teknologi, termasuk berbagai program untuk pelaku UMKM agar mereka dapat terus mengembangkan bisnisnya dengan memanfaatkan teknologi digital. Kesuksesan pemanfaatan teknologi digital ini tentunya dalam rangka mendorong ekonomi lokal yang berkelanjutan,” ujar Rahimah.
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA