Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Setelah Musibah KM Tiana, Hipmi Mabar Pastikan Labuan Bajo Aman untuk Wisatawan

LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Sabtu, 02 Juli 2022, 05:54 WIB
Setelah Musibah KM Tiana, Hipmi Mabar Pastikan Labuan Bajo Aman untuk Wisatawan
Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban kapal wisata tenggelam di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT/Ist
Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, angkat bicara terkait musibah tenggelamnya KM Tiani di Taman Nasional Komodo.

Musibah yang terjadi pada Selasa (28/6) itu, merenggut nyawa ibu dan adik kandung artis sekaligus selebgram Ayu Anjani.

Bendahara Umum BPD Hipmi Labuan Bajo, Rachmat Julio mengatakan insiden tenggelamnya KM Tiani adalah musibah yang tidak bisa diprediksi dan bisa terjadi pada siapa saja dan dimana saja sama halnya dengan kecelakaan pada umumnya.

"Ini kan musibah yang bisa terjadi pada siapa saja dan di mana saja. Seperti kecelakaan pesawat dan musibah lainnya," kata Rachmat Julio kepada wartawan, Jumat (1/7).

Rachmat Julio yang juga pemilik Anjani Trip Group mengajak masyarakat untuk tidak tergiring dengan opini yang bisa membuat narasi Labuan Bajo tidak aman untuk dikunjungi.

"Saya mengajak wisatawan untuk tidak takut berwisata Labuan Bajo. Jangan sampai masyarakat tergiring opini bahwa Labuan Bajo tidak aman untuk wisatawan. Itu merupakan narasi yang salah," katanya.

"Sekali lagi saya pastikan bahwa Labuan Bajo sangat aman dan nyaman untuk menjadi tujuan berwisata. Jadi masyarakat tidak usah takut untuk ke Bajo," tegasnya.

Terlepas dari musibah, Julio menduga insiden tersebut terjadi karena kelalain dari kapten kapal dan anak buah kapal (ABK) yang seakan lepas dari tanggung jawab.

Untuk itu, inisiator #KembaliBerwisata itu mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kelalain yang mengakibatkan dua nyawa itu melayang.

"Kapten dan ABK kapal harus diperiksa dan diproses dengan terang dan seadil-adilnya karena kapten dan ABK diduga melanggar UU pelayaran. Sehingga tidak berdampak buruk pada industri wisata di Labuan Bajo," tandasnya.
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA