Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Ketum JMSI Isi Kuliah Umum Tentang Media Siber, Rektor Uniba: Sangat Bermanfaat Bagi Mahasiswa

LAPORAN: IDHAM ANHARI
  • Selasa, 28 Juni 2022, 19:37 WIB
Ketum JMSI Isi Kuliah Umum Tentang Media Siber, Rektor Uniba: Sangat Bermanfaat Bagi Mahasiswa
Ketua Umum JMSI Teguh Santosa saat menyampaikan kuliah umum Peran Media Siber di Universitas Balikpapan/Ist
Kedatangan Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Teguh Santosa untuk memberikan kuliah umum di Universitas Balikpapan (Uniba) disambut baik pihak Rektorat.

Rektor Universitas Balikpapan Isradi Zaenal menyampaikan, kuliah umum tentang “Peran Media Siber” yang disampaikan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa Fakultas Vokasi Program Studi K3 Universitas Balikpapan.

“Kuliah umum ini benar-benar sangat bermanfaat. Apalagi dihubungkan dengan IKN Nusantara,” kata Isradi Zaenal dalam keterangan tertulis, Selasa (28/6).

Disisi lain menurut dia, kehadiran Teguh Santosa merupakan tamu istimewa bagi Uniba. Sebab apa yang akan disampaikannya sesuai dengan tema dan juga ada kaitannya dengan pendidikan. Isradi berharap, setidaknya para mahasiswa bisa menerima apa yang akan disampaikan oleh narasumber lantaran media harus ada yang mengarahkan dan ada yang mensinergikan.

“Dan luar biasa, Pak Ketua JMSI mampu mensinergikan menjadi suatu jaringan media siber Indonesia yang tentu saja punya tujuan untuk memajukan masyarakat, dunia pendidikan, memajukan bangsa dan negara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Isradi menyampaikan, Universitas Balikpapan adalah universitas yang pertama yang secara intens mengawal IKN, setidaknya seluruh yang terkait dengan IKN selalu dipantau oleh Rektorat.

Isradi mengatakan, tahun 2019 sebelum IKN ditetapkan, dirinya sebagai Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dan Dekan Fakultas Teknik yang dimintai pendapat terkait bagaimana peluang IKN di Kaltim.
 
“Saat itu saya sempat ditanya, apakah bangunan layak dibangun tidak di Kawasan Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, sebagai IKN Nusantara. Kemudian setelah berdiskusi dengan teman-teman PII, bahwa Kabupaten PPU layak dijadikan sebagai IKN Nusantara,” imbuhnya.
 
Di penghujung kata sambutannya, ia menyampaikan pihaknya selalu berharap bahwa kegiatan ini dapat bermanfaat dan barokah. Ia berharap ke depan JMSI bisa bekerjasama dengan Uniba terkait dunia digital dan dunia siber.

“Untuk itu karena kuliah umum yang dilaksakanakan hari ini bertemakan IKN, kami mohon dukungannya terhadap Uniba kepada IKN. Saya ucapkan terimakasih atas kedatangannya, selamat datang di kampus kami. Selamat datang di Kalimantan Timur,” pungkas Rektor Uniba.

Dalam paparannya, Ketum JMSI ini mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dengan baik, bijaksana dan jangan mudah termakan oleh ujaran kebencian atau hate speech serta kabar-kabar bohong atau hoax.

Teguh mengatakan, para mahasiswa ini hendaknya caring before sharing. Pendiri RMOLNetwork ini kemudian mengutip informasi yang disampaikan Kementrian Komunikasi dan Informatika pada tahun 2017 bahwa ada sekitar 43 ribu website yang menyebarkan informasi. Dari jumlah itu, kebanyakan tidak terdaftar sebagai perusahaan media yang profesional.
 
Karena itu sejak 2017 Dewan Pers memulai program pendataan dan pembinaan media massa khususnya media massa berbasis internet atau media siber.
 
Terkait dengan IKN Nusantara, menurut Teguh, mahasiswa juga memiliki peran penting untuk mendorong pembangunan IKN.
 
Usai menyampaikan paparannya, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Mahasiswa yang mengajukan pertanyaan mendapatkan souvenir berupa buku berjudul Di Tepi Amu Darya yang ditulis Teguh Santosa. Usai pemberian souvenir berupa buku, acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Dalam kuliah umum ini yang menjadi moderator adalah Impol Siboro yang juga dosen di Fakultas Vokasi K3 dan diikuti oleh Lina Yuliana selaku Wakil Dekan Fakultas Vokasi dan Dr Komeyni Rusba sebagai Kepala Program Studi K3. Sementara Teguh didampingi oleh pengurus JMSI Pusat yaitu Faisal Mahrawa, Ari Rahman dan Khalid Zabidi.

EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA