Sembilan Calon Presiden 2024
Sembilan Calon Presiden 2024
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Made Janur: Konsep Tat Twam Asi Ajarkan Manusia Hidup Saling Memberi

LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Senin, 28 Maret 2022, 18:50 WIB
Made Janur: Konsep Tat Twam Asi Ajarkan Manusia Hidup Saling Memberi
Talkshow dengan mengangkat tema “Kemanusiaan dan Lingkungan Hidup : Filosofi Tat Twam Asi” di Galeri MURI, Mall of Indonesia, Jakarta Utara/RMOL
Museum Rekor Dunia Indonesia hadirkan talkshow dengan mengangkat tema “Kemanusiaan dan Lingkungan Hidup : Filosofi Tat Twam Asi” di Galeri MURI, Mall of Indonesia, Jakarta Utara, Senin (28/3).

Acara tersebut, mengundang pembicara Made Janur Yasa dari Plastic Exchange dan dosen ilmu filsafat Universitas Indonesia Rocky Gerung,

Dalam talkshow tersebut, Made Janur Yasa yang merupakan aktivis lingkungan hidup di Bali, menyampaikan apresiasinya terhadap Museum MURI yang diprakarsai Jaya Suprana.

“Saya merasa terhormat dan merasa bangga dengan adanya MURI ini, karena banyak sekali yang namanya prestasi yang kita punya di Indonesia yang perlu mendapatkan penghargaan," kata Made Janur Yasa.

"Karena itu akan memberikan satu motivasi memberikan seperti bahan bakar mereka untuk melanjutkan perjuangan,” tuturnya.

Dia menambahkan, untuk mengubah kebiasaan masyarakat terutama kebiasaan membuang sampah harus dilakukan secara bersinergi antara masyarakat dengan pemerintah.

“Mengubah kebiasaan harus melalui aksi, jadi itu yang saya bilang eduaksi, ada edukasi di dalam aksi,” imbuhnya.

Made Janur mengatakan, kolaborasi dengan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan globalisasi saat ini. Dengan mengusung konsep Tat Twam Asi dalam membangun kebiasaan baru bagaimana hidup berdampingan antara masyarakat dan lingkungan hidup secara harmoni.

“Saya kebetulan dalam pandemi ini di Indonesia ini perlu beras, makannya beras, jadi beras itu sebagai barter. Karena kalau dikasih uang Rp 10 ribu habis, kalau dikasih beras satu liter itu rasanya lain, memberikan kehidupan, saling memberi," terangnya.

"Karena saling memberi salah satu kearifan lokal yang diperlukan saat ini,” demikian Made Janur.

ARTIKEL LAINNYA