Sembilan Calon Presiden 2024
Sembilan Calon Presiden 2024
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Gempa Nias Berada di Zona Megathrust, Puan Minta Siapkan Skenario Terburuk

LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Senin, 14 Maret 2022, 12:57 WIB
Gempa Nias Berada di Zona Megathrust, Puan Minta Siapkan Skenario Terburuk
Ketua DPR RI, Puan Maharani/Net
Nias Selatan kembali diguncang gempa. Ada dua kali guncangan dengan kekuatan Magnitudo 6,7 dan 6.0 pada pagi tadi, sekitar pukul 09.30 WIB. Gempa tersebut memicu kekhawatiran lantaran berada di zona megathrust.

Untuk itu, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta aparat dan petugas kebencanaan melakukan penyisiran secara menyeluruh di wilayah yang terkena dampak gempa.

Gempa kuat di Nias Selatan terasa hingga sejumlah wilayah seperti di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Gunungsitoli, hingga Padang dan Pariaman, serta sejumlah wilayah lainnya. Puan meminta petugas terkait memastikan kondisi keselamatan warga.

“Termasuk aparat agar ikut membantu mengatasi kepanikan warga yang sempat terjadi akibat gempa,” ucap Puan dalam keterangannya, Senin (14/3).

Mantan Menko PMK ini mendesak Pemda Nias Selatan dan pemda-pemda yang berada di sekitarnya harus menyiapkan infrastruktur yang diperlukan untuk mengantisipasi adanya gempa susulan. BPBD bersama tim SAR gabungan lain pun diharapkan selalu siaga.

“Sekalipun gempa tidak berpotensi tsunami, pemantauan harus dilakukan dan petugas harus memberikan informasi sevalid mungkin kepada masyarakat. Jangan sampai info yang tidak lengkap menyebabkan misinformasi,” tutur Puan.

Lebih lanjut, legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini menekankan pentingnya mitigasi ke depan. Pemerintah diminta harus selangkah lebih maju menyiapkan segala potensi terjadinya bencana.

“Kita semua harus mewaspadai segala kemungkinan yang terjadi, karena berdasarkan keterangan BMKG, gempa di Nias Selatan pagi tadi berada di zona megathrust. Mitigasi harus diperkuat,” tegasnya.

BMKG memperhitungkan kemungkinan gempa berkekuatan Magnitudo 8,9 di zona megathrust. Untuk itu sesuai imbauan dari BMKG, semua harus mewaspadai skenario terburuk.

“Kita harus melihat ini sebagai upaya dari antisipasi. Bahwa mempersiapkan yang terburuk lebih baik daripada kurangnya persiapan. Kita berharap tidak ada bencana yang dikhawatirkan terjadi,” ucapnya.

Puan juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh kabar-kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Ia meminta warga terus memantau perkembangan informasi dari instansi terpercaya pemerintah.

“Sambil terus bersikap waspada dan hati-hati. Selalu pastikan keamanan dan keselamatan diri serta keluarga,” demikian Puan.
EDITOR: AGUS DWI

ARTIKEL LAINNYA