Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Besok Nyepi, Ratusan Penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bakal Dihentikan

LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Rabu, 02 Maret 2022, 19:55 WIB
Besok Nyepi, Ratusan Penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bakal Dihentikan
Ilustrasi penumpang yang ada di Bandara/Net
Operasi penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada Hari Raya Nyepi yang jatuh pada Kamis besok (3/3) bakal dihentikan sementara oleh  PT Angkasa Pura I.

Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi menjelaskan, ratusan penerbangan di I Gusti Ngurah Rai akan dihentikan selama dua hari pada Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1944 / 2022 Masehi.

"Pada Kamis, 3 Maret pukul 06.00 WITA hingga Jum'at, 4 Maret pukul 06.00 WITA, selama 24 jam Bandara I Gusti Ngurah Rai akan berhenti beroperasi sementara untuk menghormati pelaksanaan ibadah Hari Raya Nyepi yang akan dilaksanakan oleh umat Hindu Bali," ujar Faik dalam keterangannya pada Rabu (2/3).

PT Angkasa Pura I,dipastikan Faik, sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait, utamanya dengan maskapai penerbangan untuk tidak melakukan penjualan tiket penerbangan rute dari dan menuju Bali selama Hari Raya Nyepi tahun ini.

Selain itu, pihaknya juga sudah menerbitkan Notice to Airmen (NOTAMN) Nomor A0031/22 yang berisi pemberitahuan kepada maskapai dan bandara di seluruh dunia terkait penghentian sementara operasional penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai selama Hari Raya Nyepi.

"Namun demikian, kami tetap menyiagakan personel di Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk mengantisipasi jika ada penerbangan yang bersifat darurat, seperti emergency landing dan medical evacuation," katanya.

Dari data, diperoleh informasi bahwa sebanyak 58 penerbangan kedatangan dan 57 penerbangan keberangkatan akan berhenti beroperasi sementara selama 24 jam.

Penerbangan dari maskapai Lion Air paling banyak terdampak dari penghentian operasional penerbangan selama Nyepi, yaitu mencapai 29 penerbangan, dengan rincian 15 penerbangan menuju Bali dan 14 penerbangan berangkat dari Bali.

Maskapai Citilink dan Wings Air berurutan di urutan kedua dan ketiga, masing-masing dengan 22 dan 21 penerbangan.

Untuk rute penerbangan terdampak paling banyak adalah penerbangan dari/ke Bandara Soekarno-Hatta, yaitu dengan 57 penerbangan, disusul penerbangan dari/ke Bandara Juanda di Surabaya dengan 16 penerbangan.

Bandara Internasional Lombok berada di urutan ketiga dengan 9 penerbangan terdampak.
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA