Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Jokowi Setop Subsidi Elpiji diganti DME, Bisa Menghemat Duit Negara Rp 68 Triliun

LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Senin, 24 Januari 2022, 14:12 WIB
Jokowi Setop Subsidi Elpiji diganti DME, Bisa Menghemat Duit Negara Rp 68 Triliun
Presiden Joko Widodo/Net
Hilirisasi batubara menjadi dimetil eter (DME), ditaksir Presiden Joko Widodo, bisa berimbas pada pengurangan anggaran negara untuk subsidi elpiji.

Hal itu disampaikan Jokowi saat melakukan groundbreaking proyek hilirisasi batu bara menjadi dimetil eter (DME) di Muara Enim, Sumatra Selatan, Senin (24/1).

"Impor elpiji kita gede banget, mungkin Rp 80-an triliun dari kebutuhan Rp 100-an triliun, itu pun juga harus disubsidi untuk sampai ke masyarakat, karena harganya sudah sangat tinggi,” kata Jokowi dikutip melalui siaran kanal Youtube Sekretariat Presiden.

“Subsidinya antara Rp 60-70 triliun," tambahnya menekankan.

Jokowi menyatakan, impor elpiji masih dilakukan lantaran Indonesia selama hampir 6 tahun tak juga merealisasikan hilirisasi batu bara, melainkan bahan baku mineral ini kerap diimpor dan diolah oleh negara lain.

"Pertanyaan saya, apa ini mau kita teruskan, impor terus dan yang untung negara lain, lapangan pekerjaan yang terbuka juga di negara lain, padahal kita memiliki bahan bakunya," katanya.

Menurut Jokowi, dirinya sudah melihat output dari proyek DME. Di mana, api yang dihasilkan hampir mirip dengan elpiji yang digunakan untuk memasak.

"Tadi saya sudah melihat bagaimana api yang dari DME untuk memasak dan api dari elpiji untuk memasak, sama saja," imbuhnya.

Maka dari itu, Jokowi menginginkan agar proyek hilirisasi batu bara menjadi DME ini terus digenjot. Sebab, dia menaksir jumlah uang yang bisa dihemat untuk subsidi elpiji bisa semakin berkurang.

"Kalau ini dilakukan, yang PT Bukit Asam bekerjasama dengan Pertamina dan Air Product bisa berproduksi nanti, ini bisa mengurangi subsidi dari APBN itu hingga Rp 7 triliun kurang lebih," tuturnya.

"Kalau semua elpiji nanti disetop, semuanya pindah ke DME, duit yang sangat gede sekali, Rp 67 triliun bisa dikurangi subsidinya dari APBN," demikian Jokowi.
EDITOR: IDHAM ANHARI

ARTIKEL LAINNYA