Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Update Gempa Banten: 3.078 Rumah Warga Rusak, Paling Banyak di Pandeglang

LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Rabu, 19 Januari 2022, 08:32 WIB
Update Gempa Banten: 3.078 Rumah Warga Rusak, Paling Banyak di Pandeglang
Salah satu rumah warga di Banten rusak akibat gempa magnitudo 6,6/Ist
Ribuan rumah rusak akibat gempa bumi magnitudo 6,6 yang terjadi di Banten, Jumat lalu (14/1).

Laporan terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa malam (18/1), sebanyak 3.078 rumah rusak akibat gempa tersebut.

"Rinciannya, 395 unit rusak berat, 692 unit rusak sedang, dan 1.991 unit rusak ringan," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya, Rabu (19/1).

Adapun gempa bumi yang berpusat di 7.21 LS dan 105.05 BT itu juga menyebabkan 51 unit gedung sekolah, 17 unit faskes, 8 unit kantor pemerintahan, 3 unit tempat usaha dan 21 tempat ibadah mengalami kerusakan.

Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB mencatat dampak kerusakan terbanyak terdapat di Kabupaten Pandeglang. Sebanyak 379 unit rumah rusak berat, 581 unit rumah rusak sedang, dan 1.764 unit rumah rusak ringan.

Di samping itu ada 43 gedung sekolah yang rusak, termasuk 16 unit puskesmas, 4 kantor desa, 14 tempat ibadan dan 3 tempat usaha. Selain itu, sedikitnya 2 orang dilaporkan mengalami luka berat dan 8 lainnya luka ringan.

Kemudian di Kabupaten Serang ada 10 unit rumah rusak sedang, 1 unit rumah rusak berat, 44 jiwa atau 15 KK terdampak dan 2 KK terpaksa harus mengungsi. Kabupaten Tangerang dilaporkan ada 3 unit rumah rusak sedang.

Berikutnya di Kabupaten Lebak, tercatat 16 unit rumah rusak berat, 38 unit rumah rusak sedang dan 228 unit rumah rusak ringan. Selain itu 8 unit sekolah termasuk 6 tempat ibadah dan 1 kantor desa juga mengalami kerusakan.

Adapun Kabupaten Sukabumi juga dilaporkan terdapat 3 unit rumah rusak sedang dan 6 unit rumah rusak ringan. Sebanyak 7 KK/41 jiwa terdampak gempabumi.

Selanjutnya Kabupaten Bogor tercatat ada 11 unit rumah rusak ringan, 7 unit rumah rusak sedang dan 2 unit rumah rusak berat. Di samping itu ada 12 KK/48 jiwa terdampak dan 6 jiwa dari 2 KK terpaksa harus mengungsi.
EDITOR: DIKI TRIANTO

ARTIKEL LAINNYA