Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Bantu Identifikasi Korban Erupsi Semeru, Bupati Lumajang Beri Penghargaan Biddokkes Polda Jatim

LAPORAN: IDHAM ANHARI
  • Rabu, 05 Januari 2022, 00:13 WIB
Bantu Identifikasi Korban Erupsi Semeru, Bupati Lumajang Beri Penghargaan Biddokkes Polda Jatim
Bupati Lumajang memberikan penghargaan kepada Biddokkes Polda Jatim/Ist
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur, mengakhiri tugas dalam pencarian korban Bencana Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru Tahun 2021.

Operasi DVI tidak akan ditutup selama masih ada jenazah ditemukan dengan skala kecil yang akan di laksanakan oleh RS Bhayangkara Lumajang.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq, mengucapkan terimakasih yang mendalam atas darma bakti dan memberikan penghargaan kepada tim penanganan identifikasi korban bencana APG Gunung Semeru

"Penghargaan kami berikan kepada Kabiddokkes Polda Jatim sebagai DVI Commander Ops DVI Bencana APG Gunung Semeru. Kemudian juga kami berikan kepada Dandim Lumajang sebagai Kasatgas bencana APG Gunung Semeru," jelas Thoriqul Haq kepada wartawan, Selasa (4/1).

Bupati Lumajang juga memberi penghargaan kepada Kapolres Lumajang sebagai Waka Satgas bencana APG Gunung Semeru, Dir RSUD Lumajang sebagai Koordinator RS rujukan dan juga Kasubbiddokpol, Kasubbidkespol, Karumkit Bhayangkara Lumajang sebagai Koordinator Tim DVI.

Lanjut Bupati, selain memberikan penghargaan. Juga diresmikan tugu prasasti peringatan bencana APG Gunung Semeru tahun 2021 yang akan diletakkan di Desa Penanggal Candipuro Lumajang.

Dalam kegiatan itu, telah diserah terimakan 3 (tiga) jenasah terakhir yang sudah teridentifikasi untuk diserahkan ke pihak keluarga. Selain itu, ada delapan body part yang belum teridentifikasi, yang selanjutnya dipindahkan dari penyimpanan di Frezeer container ke “penyimpanan dalam tanah”.

"Pemindahan ini nanti dengan dibungkus bahan alumunium sehingga apabila di butuhkan sewaktu waktu bisa digali dan buka untuk yang berhasil teridentifikasi diserahkan kepada keluarga untuk dikebumikan," pungkasnya.
EDITOR: IDHAM ANHARI

ARTIKEL LAINNYA