Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Perkembangan Terbaru, Jawa Timur Steril Zona Merah Covid-19

LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA
  • Rabu, 22 September 2021, 20:30 WIB
Perkembangan Terbaru, Jawa Timur Steril Zona Merah Covid-19
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa/Net
Tren penurunan kasus virus corona baru (Covid-19) juga terjadi di Jawa Timur. Sebanyak 38 kabupaten/kota di Jawa Timur semuanya masuk zona kuning atau resiko rendah penyebarannya.

Atas capaian ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi gerak cepat dan kerja keras dari seluruh pihak baik Forkopimda, Pemkab/Pemko, tenaga kesehatan (nakes) dan perguruan tinggi.

Selain itu, Khofifah memberikan penghormatan pada tokoh agama, media , private sector, tokoh agama, tokoh masyarakat serta peran aktif seluruh masyarakat Jatim yang telah bersama sama kerja keras berjuang menghadapi Pandemi Covid-19.


Khofifah mengaku bersyukur atas capaian ditetapkannya 38 kabupaten/kota masuk kategori zona kuning.

“Capaian ini meningkat dari sebelumnya per 15 September 2021, sebanyak 37 kabupaten/kota di Jatim yang berada di zona kuning atau resiko rendah. Situasi seperti ini patut kita syukuri bersama,” ujar Khofifah speerti diberitakan Kantor Berita RMOLJatim, saat di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (22/9).

Khofifah menjelaskan, mengetahui posisi zonasi sebuah daerah menjadi sesuatu hal yang penting saat ini. Sebab, perkembangan zonasi peta resiko Covid-19 menjadi salah satu acuan dalam menentukan tindakan dan kebijakan.

Diingatkan Khofifah, pandemi Covid-19 yang belum diketahui kapan berakhir, telah banyak membatasi dan mempengaruhi aktivitas masyarakat di hampir seluruh sektor. Utamanya, di tengah masih diberlakukannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlevel di Jatim.

“Setiap kebijakan ataupun tindakan yang akan diambil memang harus disesuaikan dengan level serta zonasi peta resiko sebuah daerah, selain posisi levelnya,” jelasnya.

ARTIKEL LAINNYA