Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Bertaruh Nyawa, Manggala Agni Punya Peran Penting Cegah Karhutla

LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Sabtu, 18 September 2021, 18:36 WIB
Bertaruh Nyawa, Manggala Agni Punya Peran Penting Cegah Karhutla
Webinar Creative Talks Pojok Literasi dengan tema "Manggala Agni, Sang Pejuang Langit Biru"/Repro
Sebagai negara yang memiliki kawasan hutan yang luas, Indonesia kerap mengalami musibah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Baik yang terjadi karena faktor alam maupun kesengajaan manusia.

Mengatasi persoalan tersebut, Departemen Kehutanan membentuk Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan Indonesia atau dikenal sebagai Manggala Agni.

Manggala Agni memiliki tugas yang tidak mudah. Mulai dari mengendalikan kebakaran hutan yang kegiatannya meliputi pencegahan, pemadaman dan penanganan pasca-kebakaran hutan.

"Kami Panglima Api, kami mampu dan teruji, Ikhlas berjuang dan berkorban, demi Indonesia yang lestari. Bangga menjadi Brigade Manggala Agni," demikian penggalan Mars Manggala Agni yang di ciptakan L. Agus Wahyudi

Dalam rangka HUT ke-19 Manggala Agni,  Kementerian Kominfo menggelar kegiatan Webinar Creative Talks Pojok Literasi dengan tema "Manggala Agni,  Sang Pejuang Langit Biru".
 
"Kami mengapresiasi tugas pengendalian karhutla oleh berbagai pihak, semoga kedepannya kita semua dapat terus bersinergi dan bekerja sama dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla," kata Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Usman Kansong, mengawali sambutannya, Sabtu (18/9).

Usman menuturkan, sudah menjadi tugas semua pihak menjaga lingkungan dari hal-hal yang dapat menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.

Selanjutnya Direktur Informasi Perekonomian dan Maritim, Septriana Tangkary menyampaikan Kementerian Kominfo bekerja sama dengan Kementerian LHK dalam mencegah Karhutla.

Mulai dari upaya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dengan melakukan kampanye dan publikasi kerja lapangan upaya pengendalian karhutla

"Lewat media sosial, dan media televisi, serta, melakukan SMS Blast peringatan dini karhutla bekerja sama dengan operator seluler," ujarnya.

Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Laksmi Dhewanthi menjelaskan pencegahan karhutla harus dilakukan secara permanen.

Setidaknya ada tiga langkah pencegahan yang dapat dilakukan yakni memperkuat analisis iklim dan langkah langkahnya, pengendalian ditingkat operasional serta memperbaiki pengelolaan landscape dalam menekan potensi karhutla.

Terakhir, Koordinator Manggala Agni Provinsi Riau, Edwin Putra
menceritakan pengalaman dan kebanggaannya selama mengabdi sebagai Manggala Agni.

"Menjadi Manggala Agni, adalah kebanggaan, meskipun tugas berat dan penuh tantangan, bertaruh nyawa, tapi bisa menjadi orang yang berguna," bebernya.

Ia lantas menceritakan dukanya saat melakukan pemadaman yang jauh dari akses, minim bekal dan logistik. Serta harus menginap di hutan, malah beberapa kali berhadapan binatang buas.

"Namun, banyak suka daripada duka, banyak memiliki hubungan baik dengan masyarakat, diberikan ilmu dan pengetahuan, serta dapat berkordinasi dengan TNI, POLRI, BPBD, Pemda," tandasnya.

Kegiatan Webinar Pojok Literasi ini diselenggarakan oleh Direktorat Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kemenkominfo diikuti  10 peserta offline dan 293 peserta online melalui zoom dan live streaming youtube DJIKP.
EDITOR: AHMAD SATRYO

ARTIKEL LAINNYA