Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Mulai Pekan Ini, Bioskop Kembali Beroperasi dengan Kapasitas 50 Persen

LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Jumat, 17 September 2021, 03:59 WIB
Mulai Pekan Ini, Bioskop Kembali Beroperasi dengan Kapasitas 50 Persen
Ilustrasi/Net
Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk menggerakkan kembali roda perekonomian. Termasuk sektor ekonomi pariwisata.

Salah satunya yang dilakukan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dengan rencana uji coba pembukaan bioskop pada pekan ini. Melalui uji coba ini diharapkan bisa membangkitkan semangat para insan perfilman Indonesia.

"Uji cobakan bioskop untuk dibuka kembali mulai minggu ini dengan kapasitas 50 persen. Berarti ini akan semakin menggiatkan sektor perfilman dan promosi ini kita harapkan bisa membangkitkan semangat dari sektor perfilman di Indonesia," kata Sandiaga dalam keterangannya, Kamis (16/9).

Tambah Sandiaga, pemerintah juga memberikan sejumlah insentif untuk industri kreatif termasuk film di masa pandemi Covid-19. Melalui bantuan itu diharapkan dapat memberikan peluang lapangan pekerjaan dari produksi pembuatan film.

"Kami menyediakan paket penyelamatan industri kreatif termasuk film, untuk membantu produksi konten-konten yang memiliki kualitas baik, sehingga nantinya bisa membuka peluang untuk pekerjaan para pelaku sektor film, di mana satu (produksi) film itu bisa membuka 200-300 lapangan pekerjaan," terangnya.

Lebih dari itu, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini menerangkan bahwa pemerintah juga memiliki program untuk mempromosikan film-film yang sudah disiapkan tapi belum bisa tayang di layar lebar.

Mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) ini berharap, berbagai program yang telah diluncurkan pemerintah bisa tepat sasaran dan berdampak positif bagi ekosistem perfilman nasional.

"Dan kita baru saja mendapatkan persetujuan dari Komite PEN, dan kita harapkan akan launching di bulan September ini untuk membiayai produksi dan rights dari film-film, terutama dari film yang terkurasi," pungkasnya.
EDITOR: AGUS DWI

ARTIKEL LAINNYA