Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Resmikan GOR Sekda Saefullah, Anies: Jadi Penanda Aliran Pahala tanpa Henti

LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Kamis, 16 September 2021, 21:39 WIB
Resmikan GOR Sekda Saefullah, Anies: Jadi Penanda Aliran Pahala tanpa Henti
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat resmikan GOR Sekda Saefullah/RMOLJakarta
Gelanggang Olahraga (GOR) Rorotan secara resmi berganti nama menjadi GOR Sekda Saefullah. Pergantian ini merupakan bentuk penghargaan kepada mendiang mantan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI, Saefullah.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerangkan, peresmian GOR Sekda Saefullah dilakukan tepat satu tahun meninggalnya Saefullah pada 16 September 2020 lalu. Pergantian nama itu sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada Saefullah.

"Kami sampaikan kepada keluarga ini merupakan penghargaan atas jasa almarhum. Menjadi penanda aliran pahala tanpa henti," kata Anies saat meresmikan GOR Sekda Saefullah seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Kamis (16/9).

Pemilihan GOR Rorotan diabadikan dengan nama Saefullah ini bukan tanpa alasan. Sebab, Saefullah adalah putra asli Rorotan, Jakarta Utara, yang tumbuh besar di tempat tersebut.

Anies berharap, penamaan GOR Sekda Saefullah ini bisa menjadi inspirasi bagi para pemuda di kawasan Rorotan.

Mantan Mendikbud itu menginginkan, para pemuda di sana bisa mengikuti bahkan melampaui jejak dan capaian almarhum Saefullah.

Peresmian nama GOR tersebut juga dihadiri oleh keluarga mendiang Saefullah, yaitu Mulawarman Halase. Selain mengucap syukur, Mulawarman juga menyampaikan apresiasi kepada Pemprov dan Gubernur Anies.

"Kami keluarga sangat merasa terhormat sekali. Memberikan kenang-kenangan GOR diabadikan dengan nama beliau. Kami sangat menghormati dan kami sangat bersyukur," tuturnya.

Dr. H. Saefullah, S.Pd., M.Pd. lahir di Jakarta Utara, 11 Februari 1964 dan meninggal di Jakarta Pusat, 16 September 2020 pada usia 56 tahun.

Saefullah merupakan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta yang mulai menjabat periode 2014—2020.

Mantan Ketua PWNU Jakarta itu juga pernah menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Pusat periode 2008—2014.

Pada tanggal 16 September 2020, Saefullah dinyatakan positif Covid-19 dan sempat dirawat dalam kondisi kritis di RSPAD Gatot Subroto sebelum akhirnya meninggal dunia.

ARTIKEL LAINNYA