Asean Korea Coopertion Onwards
ASEAN-KOREA Cooperation Upgrade
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Pangkostrad TNI: Hindarkan Sikap Fanatik pada Agama dan Bijaksana dalam Menggunakan Media Sosial

LAPORAN: YELAS KAPARINO
  • Selasa, 14 September 2021, 14:39 WIB
Pangkostrad TNI: Hindarkan Sikap Fanatik pada Agama dan Bijaksana dalam Menggunakan Media Sosial
Pangkostrad TNI Letjen Dudung Abdurrachman ketika memberikan pengarahan di di Batalyon Zeni Tempur 9/Lang-lang Bhuana Kostrad, di Ujungberung, Bandung, Jawa Barat, Senin (13/9)./PenKostrad
Prajurit TNI diingatkan untuk bijaksana  dan cermat dalam menyikapi berita yang beredar terutama di media sosial, serta tidak mudah ikut membagikan informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.  

Prajurit TNI juga diingatkan agar tidak mudah terprovokasi oleh berita hoax dan menghindari fanatisme yang berlebihan terhadap suatu agama, karena semua agama benar di mata Tuhan.

Demikian antara lain disampaikan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Dudung Abdurachman ketika memberikan pengarahan di Batalyon Zeni Tempur 9/Lang-lang Bhuana Kostrad, di Ujungberung, Bandung, Jawa Barat, Senin kemarin (13/9).

“Bijaklah dalam bermain media sosial sesuai dengan aturan yang berlaku bagi prajurit. Hindari fanatik yang berlebihan terhadap suatu agama. Karena semua agama itu benar di mata tuhan,” ujar Pangkostrad dalam keterangan Penerangan Kostrad yang diterima beberapa saat lalu (Selasa, 14/9).

Dudung juga mengingatkan prajuritnya untuk selalu bersyukur atas segala kondisi, terkhusus dalam situasi pandemi Covid-19. Dudung pun meminta prajurit bersyukur soal pasangan.

“Sebagai prajurit, kita harus bersyukur dengan kondisi keluarga saat ini masih diberikan kesehatan, bersyukurlah mempunyai istri apa pun bentuknya, karena itu semua adalah pilihan kita,” ujar Letjen Dudung lagi.

Dalam kunjungan tersebut, Pangkostrad didampingi Ir Kostrad Mayjen TNI Ilyas Alamsyah, Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Dedy Kusmayadi, Kapok Sahli Pangkostrad para Asisten Kaskostrad dan Kapen Kostrad.

Prosesi penyambutan Pangkostrad diawali dengan menerima laporan dari Komandan Batalyon Zeni Tempur 9 Lang Lang Bhuwana Kostrad, Letkol Czi Setiawan Nur Prakoso Utomo, dilanjutkan dengan jajar kehormatan dari Dinas Jaga Keamanan, kemudian melaksanakan sesi foto bersama dan penanaman pohon.

Kegiatan Pangkostrad berlanjut dengan menerima paparan satuan dari Danyon Zipur 9 Kostrad dilanjutkan meninjau pangkalan, baik fasilitas perkantoran, perumahan prajurit serta Alutsista yang dimiliki satuan Batalyon Zipur 9 Kostrad.

Pangkostrad juga mengingatkan prajurit TNI agar mengutamakan pola pikir yang postif mengenai kesehatan, karena sumber dari sakit salah satunya berasal dari pola pikir.

Pangkostrad juga mengimbau seluruh prajurit agar selalu bersyukur.

“Sebagai prajurit, kita harus bersyukur dengan kondisi keluarga saat ini masih diberikan kesehatan, bersyukurlah mempunyai istri apapun bentuknya, karna itu semua adalah pilihan kita,” tambah Pangkostrad.

Tidak lupa, dalam kesempatan itu ia juga menekankan soal profesional dan proporsional, baik dalam latihan maupun menerapkan tradisi pembinaan terhadap prajurit baru.

“Laksanakanlah pembinaan tradisi kepada prajurit yang baru masuk secara keras sesuai aturan, tetapi bukan kasar. Karena tujuan dari tradisi satuan adalah untuk membangun kebanggaan dan jiwa korsa tanpa kekerasan maupun tindakan-tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan satuan,” ujar mantan Pangdam Jaya ini.

Di akhir pengarahannya, Pangkostrad Letjen Dudung pun berpesan agar seluruh prajurit Batalyon Zipur 9 Kostrad selalu menjadikan tugas sebagai tujuan utama. Di samping itu, dia meminta prajurit menjaga kehormatan di mana pun bertugas dan berada.

ARTIKEL LAINNYA