Farah.ID
Farah.ID

Soft Launching, UICI Kenalkan Wakil Rektor Dan Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru

LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA
  • Minggu, 11 Juli 2021, 23:59 WIB
Soft Launching, UICI Kenalkan Wakil Rektor Dan Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru
Soft Launching Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) yang digelar secara virtual/Repro
Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) menggelar soft launching secara virtual untuk menyongsong tahun akademik 2021/2022, pada Minggu (11/7).

Dalam peluncuran tersebut, Rektor UICI, Prof. Laode M Kamaludin memperkenalkan jajaran wakil rektor yang berjumlah tiga orang, mereka adalah Prof. Jaswar Koto yang menjabat sebagai Wakil Rektor bidang Akademik, Riset dan Pengembangan, serta Digital Advancement.

Prof. Jaswar merupakan Guru Besar Tokyo University, Jepang. Ia memperoleh gelar doktor di University of Osaka Prefecture bidang Apung dan Transportasi Laut.

Selanjutnya ada Lely Pelitasari Soebekty yang menjabat Wakil Rektor bidang Administrasi Digital, Keuangan, dan Sumberdaya Insani. Lely merupakan lulusan S1 di Institut Pertanian Bogor (IPB) jurusan Sosial Ekonomi Pertanian. Selesai dari IPB, ia melanjutkan studi S2 di Universitas Indonesia jurusan Ilmu Perencanaan Kebijakan Publik.

Lely tercatat pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Ombudsman RI periode 2016-2021.

Sedangkan Wakil Rektor bidang Keislaman, Keindonesiaan, dan Kemahasiswaan dipegang oleh Prof. Dr. Drs. Achmad Syahid. Prof. Syahid merupakan Gurubesar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Peluncuran UICI juga sebagai penanda dibukanya pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2021/2022. Pendaftaran gelombang I dibuka pada tanggal 12-24 Juli 2021. Untuk program studi yang dapat dipilih adalah Bisnis Digital, Sains Data, Komunikasi Digital, dan Teknik Informatika.

Sebagai perguruan tinggi yang masih baru, UICI mengusung brand Start Up Digital University. UICI akan mengembangkan sistem pendidikan dengan metode Digital Integrated Learning System (DILS).

Metode ini akan mengintegrasikan Learning Management System (LMS) yang saat ini populer di Indonesia dengan  Digital Simulator Teaching Learning System (DSTLS), dan didukung oleh teknologi Virtual Reality (VR), dan Augmented Reality (AR).

Dengan model pendidikan seperti ini, perkuliahan di UICI bisa diakses di mana saja, kapan saja, dan dengan perangkat apa saja.
EDITOR: DIKI TRIANTO

ARTIKEL LAINNYA