Farah.ID
Farah.ID

Gembong Primadjaja: Alumni ITB Mesti Aktif Dalam Perang Melawan Covid-19

LAPORAN: YELAS KAPARINO
  • Minggu, 11 Juli 2021, 18:40 WIB
Gembong Primadjaja: Alumni ITB Mesti Aktif Dalam Perang Melawan Covid-19
Ketua Umum IA ITB Gembong Primadjaja (kiri) dan Ketua Dewan Pembina IA ITB Pramono Anung/RMOL
Seluruh alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) diajak terlibat aktif dalam perang melawan pandemi Covid-19.

Ketua Umum Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB), Gembong Primadjaja, mengatakan,  IA ITB memiliki sumber daya yang cukup dan mumpuni yang dapat dikerahkan untuk menghadapi vrus yang menyebar pertama kali dari Wuhan, China, ini.

Ajakan ini disampaikan Gembong dalam pelantikan Pengurus Pusat IA ITB 2021-2025 yang dilakukan secara daring, Minggu (11/7).

“Kita harus siap membantu dan memberikan masukan berharga kepada pemerintah, dalam mengatasi permasalahan pandemi Covid-19. Saat ini, fokus utama kita adalah mengatasi pandemi,” kata Gembong.

Menurut Gembong, seluruh IA ITB saat ini tentu amat prihatin dengan pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir. Namun, ucap Gembong, alumni ITB tak ingin hanya sebatas prihatin. “Alumni ITB harus bisa berkontribusi dalam perang melawan Covid-19,” tuturnya.

Salah satu bentuk kepedulian IA ITB dalam mengatasi pandemi Covid-19 adalah dengan membentuk Satgas Covid-19 IA ITB. Saat ini, Satgas Covid-19 ITB sudah menyalurkan berbagai bantuan kepada para alumni ITB, antara lain peminjaman tabung oksigen.

“Karena itu, dalam kepengurusan IA ITB 2021-2025, kita sengaja membentuk Badan Penanggulangan Bencana. Ini sebagai sebuah bukti kepedulian alumni ITB terhadap berbagai bencana yang terjadi di Tanah Air,” tutur Gembong.

Badan Penanggulangan Bencana IA ITB dipimpin oleh Don Adam yang dalam masa pemilihan ketua umum IA ITB yang lalu menjadi salah satu motor di balik kemenangan Gembong.

Gembong juga mengajak seluruh alumni ITB agar terus berkolaborasi dan bersinergi untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia.

“Ketika kita mampu keluar dan bangkit dari hantaman pandemi Covid-19, tentunya penguasaan teknologi yang mampu memberikan added value, akan sangat dibutuhkan. Alumni ITB harus berada di garda terdepan,” ujar Gembong.

Saat ini, sejumlah alumni ITB memang berada di garda terdepan dalam perang melawan Covid-19. Menteri Kesehatan, Kepala BPOM, Direktur Utama Biofarma, adalah contoh sederet alumni ITB yang menjadi ujung tombak melawan Covid-19.

Sementara itu, Ketua Dewan Penasihat IA ITB, Pramono Anung, mengajak seluruh alumni ITB untuk membawa nuansa, warna, dan semangat baru. “ITB dikenal melahirkan begitu banyak pemimpin. Bahkan dua pimpinan tertinggi negara, Bung Karno dan Habibie, adalah alumni ITB,” kata Pramono, yang juga menjadi Sekretaris Kabinet dalam pemerintahan.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor ITB, Reini Wirahadikusumah, menyinggung besarnya animo alumni ITB untuk masuk dalam kepengurusan pusat IA ITB.

“Ini menjadi sebuah bukti bahwa begitu banyak alumni ITB yang ingin berkontribusi untuk mencari solusi terhadap persoalan yang sedang dihadapi bangsa. Termasuk dalam mengatasi pandemi Covid-19,” kata Reini.

Pengurus Pusat IA-ITB 2021-2025 di bawah Ketua Umum Gembong Primadjaja dan Sekjen Arya Sinulingga, berjumlah lebih dari 200 orang. Seluruh menteri dan mantan menteri kabinet yang merupakan alumni ITB, sejumlah kepala daerah alumni ITB, beberapa kepala lembaga negara, petinggi BUMN, masuk ke dalam jajaran Dewan Penasihat dan Dewan Pakar. Gembong Primadjaja terpilih menjadi Ketua Umum IA ITB melalui e-voting, pada Kongres IA ITB, April lalu. 

ARTIKEL LAINNYA