Farah.ID
Farah.ID

Survei Median: Remaja Paling Tidak Taat Prokes, Lansia Paling Gak Percaya Vaksin

LAPORAN: IDHAM ANHARI
  • Rabu, 07 Juli 2021, 18:49 WIB
Survei Median: Remaja Paling Tidak Taat Prokes, Lansia Paling Gak Percaya Vaksin
Dengan protokol kesehatan yang ketat, tenaga medis tengah melakukan vaksinasi terhadap masyarakat/Net
Lembaga survei Median merilis hasil surveinya terkait persepsi netizen terhadap Penanganan Covid-19. Hasilnya ditemukan kecenderungan generasi muda abai terhadap protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Hasil survei menunjukan, tingkat kedisiplinan menggunakan masker paling rendah ada di kategori usia 17-20 tahun sebesar 67,5 persen. Hal serupa juga ditemukan untuk mencuci tangan dan menjaga jarak, usia 17-20 tahun menempati posisi terendah untuk mentaati protokol kesehatan Covid-19.

"Semakin muda usianya, tingkat kedisiplinan menjaga Prokes Covid-19 semakin berkurang," ujar Rico Marbun saat memaparkan hasil survei melalui daring, Rabu (7/7).

Disisi lain, dalam survei juga terungkap bahwa sosialisasi vaksinasi Covid-19 terhadap lansia perlu ditingkatkan. Karena berdasarkan survei tersebut, kecenderungan masyarakat berusia lansia masih ragu-ragu terhadap vaksin Covid-19.

Dari data hasil survei yang dipaparkan, ada 38,6 persen responden masih ragu-ragu terhadap vaksin Covid-19, dan 10,4 persen tidak percaya terhadap Covid-19.

"Tingkat kepercayaan usia lansia terhadap vaksin Covid-19 rendah, sehingga kegiatan vaksinasi terhadap lansia selama ini kurang efektif," ujar Rico Marbun.

Survei ini dilakukan dengan rancanagan Non Probability Sampling. Adapun kuisioner berbasis google form yang disebarkan melalui media sosial Facebook dengan target pengguna aktif Facebook berusia 17-60 tahun.

Pertanyaan disebar secara proporsional terhadap populasi dan tersebar di akun Facebook di 34 Provinsi. Survei ini dilakukan 21 hingga 26 Juni 2021.

"Hasilnya terkumpul sebanyak 1.089 responden yang tersebar di 32 Provinsi," tandas Rico.

Rico mengatakan, hasil survei ini dimaksudkan untuk menggali persepsi pengguna media sosial Facebook di Indonesia. Dikarenakan sampel adalah pengguna media sosial, maka survei ini tak dimaksudkan untuk memberi gambaran persepsi populasi secara keseluruhan.
EDITOR: IDHAM ANHARI

ARTIKEL LAINNYA