Farah.ID
Farah.ID

Resmi, Yayasan Harapan Kita Serahkan Pengelolaan TMII Ke Negara

LAPORAN: YELAS KAPARINO
  • Kamis, 01 Juli 2021, 17:17 WIB
Resmi, Yayasan Harapan Kita Serahkan Pengelolaan TMII Ke Negara
Gerbang Kompleks Taman Mini Indonesia Indah./Repro
Pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) secara resmi telah beralih dari Yayasan Harapan Kita kepada pihak Sekretariat Negara (Setneg) pada Rabu (30/6) kemarin.

Pihak Yayasan Harapan Kita telah mendatangi Setneg sebagai itikad baik untuk menyerahkan proses alih kelola TMII kepada negara sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), yang diteken Presiden Joko Wododo.

“Melalui Bapak Presiden, kami serahkan pemilikan Taman Mini kepada Pemerintah Republik Indonesia. Semoga Pemerintah sudi menerimanya. Dengan demikian, terpenuhilah harapan kami: mempersembahkan kembali hasil kegotong royongan masyarakat ini kepada rakyat, bangsa dan negara Indonesia yang tercinta. Semoga Bangsa dan Negara bergembira menerimanya,” sebut Yayasan Harapan Kita dalam keterangannya yang disampaikan ke media, Kamis (1/7).

Yayasan Harapan Kita menyatakan, pengelolaan TMII merupakan bentuk kontribusi kepada negara. TMII memiliki sumber daya manusia yang kemampuannya berbasis pada kompetensi manajerial dan kompetensi teknis. Lebih kurang 700 orang yang bekerja mengelola kompleks taman budaya ini.

Di dalam kompleks ini terdapat berbagai bangunan dan fasilitas yang terdiri dari 34 anjungan daerah bagi setiap propinsi di seluruh Indonesia, 16 museum, 7 tempat peribadahan, 12 unit flora dan fauna, 9 wahana rekreasi dan 17 fasilitas berupa hotel dan resto, art shop dan gallery, lease of dan public transportation yang diperuntukan bagi wahana pelestarian budaya Indonesia.

Yayasan Harapan Kita menyatakan, selama kurang lebih 46 tahun pihaknya telah melaksanakan tugas negara untuk mengelola konservasi budaya berskala besar ini dengan melayani berbagai lapisan masyarakat.

Termasuk juga tamu negara, kepala negara, kepala pemerintahan, duta besar dan perwakilan negara sahabat yang silih berganti telah melihat sendiri kemegahan keberagaman pelestarian seni dan budaya bangsa Indonesia di TMII.

ARTIKEL LAINNYA