Farah.ID
Farah.ID

Yogi Yolanda Dan Haryadi Pimpin Persatuan Alumni GMNI Sumatera Barat

LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Selasa, 15 Juni 2021, 18:14 WIB
Yogi Yolanda Dan Haryadi Pimpin Persatuan Alumni GMNI Sumatera Barat
Ketua dan Sekretaris PA GMNI Sumatera Barat Yogi Yolanda-Haryadi/Net
Yogi Yolanda, Pengusaha muda asal Agam, dan Haryadi PNS muda asal Pasaman memimpin Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA-GMNI) Sumatera Barat.

Yogi dan Haryadi terpilih menjadi ketua dan sekretaris DPD PA GMNI Sumbar melalui musyawarah enam DPC PA GMNI kabupaten kota se-Sumbar yakni, Kabupaten Pasaman, Kota Padang, Kabupaten Mentawai, Kota Bukittingi, Kabupaten Pasaman Barat, dan Kabupaten Tanah Datar.

"Semua sudah sepakat, Bung Yogi menjadi Ketua PA GMNI Sumatera Barat sesuai dengan keputusan musyawarah yang disepakati oleh DPC PA 6 wilayah kabupaten/kota yang terdiri dari ketua-ketua DPC, Sekretaris dan Bendahara," ujar Sekretaris DPD PA Sumbar, Haryadi, Selasa (15/6).

Haryadi menjelaskan, sesuai dengan SK DPP PA GMNI nomor; 023/SK/DPP/PA-GMNI/V/2021 tanggal 31 Mei 2021 yang ditandatangani ketua umum dan sekretaris jendral, DPD PA GMNI Sumbar terdiri dari 21 orang dalam struktur kepengurusan.

Adapun daftar kepengurusan tersebut antara lain; Ketua Yogi Yolanda, Wakil Ketua Bidang Internal Organisasi dan Keanggotaan, Muhammad Utche Fradana, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi, Dian Ikhwan.

Selain itu Wakil Ketua Bidang Eksternal Hubungan Antar Lembaga, Mitsu Pardede, Wakil Ketua Bidang Pendidikan, Informasi, Komunikasi dan Riset Teknologi, Alim Harun Pamungkas, Wakil Ketua Bidang Hukum dan Perundang Undangan, Saudara Halomoan Pardede.

Seterusnya Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Sarinah, Sosial dan Perlindungan Anak, Sefniwati, Wakil Ketua Bidang Ekonomi, Koperasi dan Kewirausahaan, S. Metron Madison, Wakil Ketua Bidang Pariwisata dan Kebudayaan, Dani Damhuri Putra, Wakil Ketua Bidang Kepemiluan, Dicky Andrika.

Selanjutnya, Wakil Ketua Bidang Kerjasama dan Advokasi Kebijalan, Rudi Candra, Wakil Ketua Bidang Politik, Pemerintahan dan Reformasi Birokrasi, Rudi Apriasi, Wakil Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Septria Yanto, Wakil Ketua Bidang Pelajar, Pemuda dan Mahasiswa, Maswandi Harmen, Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Propaganda Rakyat, Muhammad Fatahuddin.

Disamping wakil ketua tersebut, DPD PA GMNI Sumbar juga terdiri dari Sekretaris, Haryadi, Wakil Sekretaris I, Candra Simanungkalit, Wakil Sekretaris II, Zaini Affandy, selain itu juga ada Bendahara, Febrian Bartez, Wakil Bendahara I, Vanny Octaviani, dan Wakil Bendahara II, Yusfik Helmi.

Haryadi juga menjelaskan, sebagai wadah berkumpulnya para Alumni GMNI di Ranah Minang, terkait program ke depan baik di PA GMNI Sumbar maupun di DPC harus memiliki garis koordinasi yang jelas, konstruktif serta syarat akan manfaat dan tujuan yang jelas.

"Inikan buat menopang ajaran-ajaran pendahulu Sumbar yang sangat nasionalis seperti Hatta, Sjahrir, M. Yamin, Agus Salim dan sebagainya, jadi kehadiran alumni baik DPD maupun DPC diharapkan dapat menopang DPC-DPC GMNI aktif di Sumbar dalam memahami nasionalisme kebangsaan nantinya," ujar Haryadi.

Untuk dapat melakukan itu, disebutkan Haryadi, DPD sebagai organisasi di level provinsi dan tugas pertama adalah mendata semua PA GMNI di wilayahnya, baik yang senior maupun junior itu semua dicatat serta masukkan database.

Sementara Ketua DPD PA GMNI Sumbar, Yogi Yolanda mengatakan, amanah yang diberikan padanya dengan Haryadi selaku ketua dan sekretaris alumni GMNI di Sumbar akan dia jadikan momentum yang baik dalam ikut serta berperan dalam pembangunan di Sumbar ke depan.

"Melalui wadah alumni ini, kita akan membantu Pemprov Sumbar dalam konteks mendorong terwujudnya pembangunan," ujar Yogi.

Yogi juga menjelaskan warna kepengurusan DPD PA GMNI berasal dari berbagai profesi, ada yang dari birokrasi, pengusaha, pengurus partai politik, lembaga swadaya, lembaga sosial dan media.

Yogi juga menambahkan, kehadiran PA GMNI di Sumbar ke depan akan membantu peran tugas pemprov dalam mengawal nilai-nilai kebangsaan di Ranah Minang, partsisipasi ini nanti akan ikut serta mengawal dari rongrongan dan gangguan yang mengancam nilai-nilai kebangsaan dan Pancasila.

Kembali diingatkan oleh Yogi, bahwa Sumbar adalah gudang para tokoh-tokoh pendiri Republik Indonesia. Melalui pergerakannya di masa lampau Sumbar dikenal sebagai gudang pemikir, menurut Yogi ini harus terpelihara. Sehingga potensi Sumbar yang besar ini akan ada sampai kapanpun.

Untuk mewujudkan itu, Yogi bersama rekan pengurus akan menguatkan nilai-nilai nasionalisme di tengah masyarakat Sumbar melalui program peningkatan wawasan kebangsaan.

Disamping itu, melalui GMNI sebagai wadah anak anak muda memahami nilai-nilai nasionalisme dan Pancasila di Sumbar, dia akan mendirikan DPC DPC GMNI di berbagai kabupaten/kota. Dengan kehadiran ini diharapkan anak-anak muda Sumbar bergabung dan bisa belajar tentang ke GMNI-an.

Selain itu, Yogi juga mengajak semua pihak, untuk menjaga nilai-nilai sejarah serta peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di Sumbar, dengan menjaga itu generasi muda akan mengenal para pendahulunya yang telah berjuang di Republik ini.

"Kami optimis dengan melahirkan generasi-generasi nasionalis baru dari Sumbar, serta menjaga nilai-nilai sejarah dan peninggalan-peninggalan para pendahulu ini, generasi muda Minangkabau ke depan akan menjadi sosok-sosok nasionalis yang mampu membawa kejayaan buat bangsa Indonesia," ucapnya.

ARTIKEL LAINNYA