Farah.ID
Farah.ID

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Anies Perpanjang PPKM Hingga 31 Mei

LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA
  • Senin, 17 Mei 2021, 21:58 WIB
Antisipasi Lonjakan Covid-19, Anies Perpanjang PPKM Hingga 31 Mei
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Ist
Untuk mengantisipasi lonjakan kasus virus corona baru (Covid-19), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro hingga 31 Mei 2021.

Perpanjangan PPKM Mikro ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta 615/2021 dan Instruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta 34/2021.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, meski mudik sudah dilarang, perpanjangan PPKM Mikro ini dilakukan untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 usai Lebaran.

Menurut Anies, Pemprov DKI tidak melarang orang masuk wilayah Ibu Kota. Namun, bagi yang masuk Jakarta dari luar kota harus siap menjalani skrining yang dikerjakan bersama oleh Pemprov DKI Jakarta dan jajaran Forkompinda.

"Kebijakan Jakarta tidak pernah melarang orang masuk Jakarta, jadi ini bukan pelarangan, karena Jakarta bagian dari Indonesia, siapa saja penduduk bisa datang ke kota mana saja," kata Anies seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Senin (17/5).

Anies menjelaskan, Pemprov dki akan melakukan dua langkah pengetatan pemantauan pergerakan penduduk yang masuk Jakarta.

Pertama melakukan skrining di tiap pintu masuk menuju Jakarta bahkan Jabodetabek.

"Kedua, ketika sudah sampai di tempat tinggal. Nanti kita ada aplikasi khusus yang digunakan oleh para Ketua RT/RW untuk mereka melakukan pelaporan dua kali sehari atas kondisi di wilayahnya,” lanjutnya.

Anies berharap, proses skrining dapat mendeteksi warga yang terpapar Covid-19.

Dengan demikian, mereka dapat melakukan hal yang diperlukan seperti isolasi mandiri maupun perawatan di rumah sakit.

"Sebagai ikhtiar untuk melindungi warga Jakarta yang saat Lebaran kemarin memilih tidak bepergian, mereka-mereka yang menaati anjuran Pemerintah,” tandasnya.

ARTIKEL LAINNYA