Farah.ID
Farah.ID

Larangan Mudik Berakhir, Khofifah Pastikan Stok Swab Test Antigen Dan Genose Cukup

LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA
  • Senin, 17 Mei 2021, 21:22 WIB
Larangan Mudik Berakhir, Khofifah Pastikan Stok Swab Test Antigen Dan Genose Cukup
Gubernur Jatim Khofifah saat Monev kebijakan larangan mudik lebaran/Ist
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) secara virtual terkait pelaksanaan pengetatan maupun larangan mudik.

Monev itu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus virus corona baru (Covid-19). Sebab, kebijakan larangan mudik Idul Fitri sudah berakhir hari ini, Senin (17/5).

Menurut Khofifah, Monev ini menjadi bagian penting untuk melakukan evaluasi dan mitigasi ke depan.

Alasannya, mulai besok, Selasa (18/5), sudah tidak ada larangan kendaraan antar provinsi. Misalnya, mulai tanggal 6-17 Mei 2021 belum ada penerbangan di Bandara Abdulrachman Saleh, tetapi besok sudah ada tiga penerbangan.

Lebih lanjut disampaikan Khofifah, jika masih akan ada pengetatan kembali sesuai dengan Adendum Surat Edaran 13 Satgas Covid akan berlangsung pada 18-24 Mei 2021.

Semua harus dilakukan kewaspadaan berganda untuk mencegah hal yang tidak diinginkan terutama pada 14 sampai 21 hari pasca 1 Syawal 1442 H atau 13 Mei 2021.

Karenanya, Mantan Mensos RI itu meminta Kepala Dishub dan Dinkes Jatim untuk terus bersinergi dan siap siaga mengendalikan penyebaran Covid-19 di Jatim.

Dalam hal ini, Dinkes Jatim bertugas sebagai hilir, Dishub sebagai hulu dalam pencegahan Covid-19. Artinya antisipasi dan mitigasi tidak hanya dilakukan Dishub Jatim, tetapi harus dilakukan secara teknis oleh Dinkes Jatim.

“Terima kasih seluruh tim Dishub dan Dinkes Jatim. Kerja keras seperti ini harus terus disinergikan. Dalam posisi seperti ini, Dinkes harus menyatu dengan gerak Dinas Perhubungan Jatim. Jadi hulunya klir, hilirnya klir. Ada kesiapsiagaan antara Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan,” jelas gubernur perempuan pertama di Jatim.

Khofifah mencontohkan, salah satu bentuk sinergi yang bisa dilakukan yaitu ada penyiapan swab antigen dan Genose dari Dinas Kesehatan Jatim pada titik-titik UPT Dishub Jatim seperti di terminal, pelabuhan dan Bandar Udara Abdulrachman Saleh Malang.

Khofifah melanjutkan, mereka yang ada di titik interaksi berkerumun seperti terminal, maka kesiapsiagaan dari seluruh tim baik Dishub maupun Dinkes untuk bisa mencegah terjadinya kerumuman yang berpotensi timbulnya droplet.

“Meski hari ini terakhir larangan mudik, tetapi kita tetap ketat. Kita pastikan antigen masing-masing titik siap. Kalau tidak antigen, disipkan Genose. Jangan lupa untuk menyemprot disinfektan di terminal dan pelabuhan,” tegas Khofifah.

ARTIKEL LAINNYA