Farah.ID
Farah.ID

Cerita Orang Minang, Dua Kali Lebaran Tak Pulang Kampung, Sedih Tapi Harus Taat Anjuran Pemerintah

LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Kamis, 13 Mei 2021, 14:37 WIB
Cerita Orang Minang, Dua Kali Lebaran Tak Pulang Kampung, Sedih Tapi Harus Taat Anjuran Pemerintah
Seorang warga Minangkabau yang memilih tidak mudik dan melaksanakan Shalat Ied di Masjid Al Azhar Jakarta Selatan/RMOL
Seorang warga Minangkabau bernama Yazid (24) mengaku sedih tidak bertemu sanak saudara di kampung halaman selama dua kali lebaran karena pandemi Covid-19.

Keputusannya untuk tetap tinggal di Jakarta juga tak lain untuk mengikuti anjuran pemerintah pusat untuk tidak mudik karena Covid-19 masih mengkhawatirkan.

Untuk mengalihkan rasa rindunya dengan sanak saudara, ia memilih untuk melaksanakan Shalat Ied berjemaah di Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran, Jakarta Selatan, Kamis (13/5).

Yazid memilih Masjid Agung Al-Azhar lantaran Masjid Istiqlal ditutup oleh pemerintah karena alasan pandemi, tahun sebelumnya Masjid Agung Al-Azhar.

"Awalnya rencana di Istiqlal, cuma kemarin diumumin di Istiqlal ditutup jadi cari spot lain, kebetulan di Kebayoran Baru juga,” ucap Yazid kepada Kantor Berita Politik RMOL di lokasi.

Dia mengaku tahun lalu Shalat Ied di rumah. Namun tahun ini ia memberanikan diri ke masjid lantaran sudah divaksin sebanyak dua kali,sehingga tidak khawatir berlebihan terkait penyebaran pandemi Covid-19.

"Kalau menurut saya selama masih ngikutin protokol kesehatan enggak masalah ya, karena yang saya cari di sini silaturrahminya,” katanya.

Menurutnya, dibandingkan tahun lalu, tahun ini dirasa cukup berbeda. Pasalnya, tahun lalu pandemi masih dianggap hal yang menakutkan sehingga khawatir terjangkit virus dari Wuhan tersebut.

"Jujur kalau dibandingkan tahun lalu, harusnya masih sama karena masih pandemi. Sebelum ada pandemi kita masih bebas buat pulang kampung mudik dan sebagainya. Kalau sekarang kita disuruh stay di sini enggak pulang kampung, enggak bisa ketemu keluarg,” katanya.

"Tahun lalu kan sangat ketat ya dibandingkan sekarang ini,” tandasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

ARTIKEL LAINNYA