Ditetapkan Sebagai Zona Merah Berdasar Data Pusat Dan Provinsi, Dinkes Tangsel: Itu Data Lama

Kepala Dinas Kesehatan Tangsel, Alin Hendarlin Mahdaniar/Repro

Data Satgas Covid-19 Nasional menunjukan Tangerang Selatan masuk zona risiko tinggi atau zona merah penyebaran Covid-19.

Namun berbeda dengan data Dinas Kesehatan Tangsel yang menunjukan status zona orange.

Atas perbedaan itu, Dinas Kesehatan Tangsel sedang melakukan pencocokan data.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Tangsel, Alin Hendarlin Mahdaniar seperti dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Rabu (7/4).

"Data lama di Tangsel baru terinput diaplikasi NAR pusat (New All Record) dalam minggu ini. Sehingga seolah kasus di Tangsel naik signifikan," ujar Alin.

Menurut Alin, tidak semua laporan daerah langsung terinput oleh sistem di Satgas Covid-19 Nasional.

"Selama ini ada perbedaan data antara data di pusat dengan data di daerah. Di mana data di daerah lebih banyak jika dibanding dengan data di pusat. Jadi, data yang dilaporkan oleh daerah selama ini belum terinput seluruhnya di pusat. Oleh karenanya, sejak Selasa kemarin pusat menyamai datanya dengan data yang di daerah," katanya.

Akibatnya, Tangsel seolah-olah masuk ke dalam zona dengan risiko penyebaran Covid-19 paling tinggi. Padahal, yang digunakan merupakan kasus lama.

"Sehingga dalam 1 minggu ini seolah kasus di daerah naik signifikan padahal itu kasus lama yang baru terinput," bebernya.

Meskipun, adanya sanggahan dari Dinkes Tangsel mengenai data Satgas Covid-19 Nasional, data dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten pun menunjukan Tangsel masuk zona merah penyebaran Covid-19.

Data per Rabu (7/4), dari laman Dinkes Provinsi Banten menunjukan Tangsel menjadi satu-satunya wilayah di Banten yang masuk ke zona merah.

Sebelumnya diberitakan, Satuan Gugus Tugas Covid-19 Nasional telah merilis zona rawan risiko paling tinggi dalam penyebaran Covid-19 di wilayah Provinsi Banten.

Dari delapan kota/kabupaten di Provinsi Banten, hanya Tangsel yang berwarna merah yang artinya memiliki risiko tinggi penyebaran Covid-19.

Kemudian, Serang, Kota Cilegon, Kota Serang, Pandeglang, Kabupaten Tangerang, dan Lebak berada di warna orange yakni risiko sedang.

Dan, Kota Tangerang menjadi satu-satunya kota di Banten yang memiliki risiko rendah penyebaran covid-19.

Dituliskan, data tersebut tercatat pada 4 April 2021 dari hasil pembobotan skor.

Bahkan, Tangsel menjadi satu-satunya wilayah dengan risiko tinggi penyebaran Covid-19 di Pulau Jawa.

Kolom Komentar


Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Reshuffle Kabinet Dan Koalisi 2024

Selasa, 20 April 2021
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Di Cileungsi, Mobil Box Parkir Ditabrak Mobil Box

Selasa, 20 April 2021

Artikel Lainnya

Digusur Pemprov, Seorang Warga Merugi 1 M Dan Tinggal Baju Melekat Di Badan
Nusantara

Digusur Pemprov, Seorang War..

22 April 2021 01:33
Jam Malam Jakarta Berlaku Di 2.658 RT, Begini Sebarannya
Nusantara

Jam Malam Jakarta Berlaku Di..

21 April 2021 23:39
Rantis Polda Bali Yang Masih Terparkir Di Akasaka Music Club Dipertanyakan
Nusantara

Rantis Polda Bali Yang Masih..

21 April 2021 22:56
Khofifah: Nekat Mudik, Wajib Karantina Mandiri Tanpa Dibiayai Pemerintah
Nusantara

Khofifah: Nekat Mudik, Wajib..

21 April 2021 22:27
Bandara Jenderal Soedirman Batal Beroperasi, Salah Satunya Karena Larangan Mudik
Nusantara

Bandara Jenderal Soedirman B..

21 April 2021 21:57
Alun-alun Sebabkan Kerumunan, Bupati Majalengka Minta Maaf Ke Ridwan Kamil
Nusantara

Alun-alun Sebabkan Kerumunan..

21 April 2021 20:11
Sambangi Walikota Tangerang, Ini Yang Dibahas Waka DPR Sufmi Dasco
Nusantara

Sambangi Walikota Tangerang,..

21 April 2021 19:27
Anies Instruksikan RT Zona Merah Berlakukan Aturan Jam Malam
Nusantara

Anies Instruksikan RT Zona M..

21 April 2021 19:11