Ridwan Kamil Resmikan Pembangunan Masjid Syaikh Ajlin Palestina Yang Pernah Hancur

Ilustrasi Masjid Syaikh Ajlin Palestina/Ist

Pembangunan Masjid Syeikh Ajlin, Palestina akhirnya diresmikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Peresmian ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan secara daring di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (7/4).

Ridwan Kamil mengatakan, desain masjid yang ia rancang khusus mengusung konsep keseimbangan hubungan antara seorang muslim dengan ilahi, manusia dan alam. Konsep itu direpresentasikan lewat tiga bangunan utama masjid yang didesain dengan gaya futuristik.

"Makanya ada struktur yang tinggi di tengah habluminallah, kanan hablumminannas dan hablumminal alam. Bahwa kita harus seimbang dalam hubungan kepada Allah, manusia, dan mencintai alam," kata Ridwan Kamil diberitakan Kantor Berita RMOLJabar.

Tak hanya tempat shalat, kata Emil, masjid tersebut juga akan menjadi tempat belajar atau madrasah yang dibangun tiga lantai. Ia pun berharap, masjid ini bisa merestorasi fungsi masjid seperti sedia kala.

"Itulah kenapa sebelum dihancurkan pada 2014 sudah ribuan penghafal Quran lulus dari masjid Syekh 'Ajlin yang lama," ungkapnya.

Rencananya, pembangunan masjid ini akan menelan anggaran Rp 20 miliar. Untuk sementara dana yang masuk sebesar Rp 2,08 miliar dari Pemprov Jabar dan Rp 1,97 miliar dari Wakaf Salman.

"Karena itu saya titip mari atas nama kemanusiaan dan ukhwah Islamiah kita bantu sedekah infak langsung dan digital untuk menggenapkan kemuliaan seluruh pembangunan ini. Saya sebagai gubernur tentu akan mengajak perusahaan orang yang punya kelebihan harta untuk turun," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Aman Palestina Indonesia, Miftahuddin Kemal mengatakan, masjid ini pernah didirikan pada tahun 1957 di perkampungan Syekh 'Ajlin yang berada di tepi pantai dan pernah direnovasi beberapa kali.

Namun, pada serangan Israel tahun 2014 masjid tersebut hancur lebur hingga berpuing-puing. Nama masjid tersebut pun dinisbatkan kepada tokoh mujahiddin, ahli syariah, alim ulama dan ahli tassawuf.

"Bayangkan ketika saat masjid tersebut hancur lebur oleh Israel, orang-orang salat di tenda darurat, mereka juga salat di bawah pasir pantai di bawah terik matahari dan di bawah guyuran hujan," jelasnya.

"Jadi pengakuan dari warga kampung Syekh 'Ajlin, masjid ini dipenuhi jamaah yang sampai jumlahnya ribuan saat musim panas. Masjid ini kebanggan bangsa Indonesia," tandasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Reshuffle Kabinet Dan Koalisi 2024

Selasa, 20 April 2021
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Di Cileungsi, Mobil Box Parkir Ditabrak Mobil Box

Selasa, 20 April 2021

Artikel Lainnya

Digusur Pemprov, Seorang Warga Merugi 1 M Dan Tinggal Baju Melekat Di Badan
Nusantara

Digusur Pemprov, Seorang War..

22 April 2021 01:33
Jam Malam Jakarta Berlaku Di 2.658 RT, Begini Sebarannya
Nusantara

Jam Malam Jakarta Berlaku Di..

21 April 2021 23:39
Rantis Polda Bali Yang Masih Terparkir Di Akasaka Music Club Dipertanyakan
Nusantara

Rantis Polda Bali Yang Masih..

21 April 2021 22:56
Khofifah: Nekat Mudik, Wajib Karantina Mandiri Tanpa Dibiayai Pemerintah
Nusantara

Khofifah: Nekat Mudik, Wajib..

21 April 2021 22:27
Bandara Jenderal Soedirman Batal Beroperasi, Salah Satunya Karena Larangan Mudik
Nusantara

Bandara Jenderal Soedirman B..

21 April 2021 21:57
Alun-alun Sebabkan Kerumunan, Bupati Majalengka Minta Maaf Ke Ridwan Kamil
Nusantara

Alun-alun Sebabkan Kerumunan..

21 April 2021 20:11
Sambangi Walikota Tangerang, Ini Yang Dibahas Waka DPR Sufmi Dasco
Nusantara

Sambangi Walikota Tangerang,..

21 April 2021 19:27
Anies Instruksikan RT Zona Merah Berlakukan Aturan Jam Malam
Nusantara

Anies Instruksikan RT Zona M..

21 April 2021 19:11