Adanya Pasutri Luther Tan Dan Sherly Indradewi Menunjukan Absennya Pemerintah Di Papua

Pasangan suami istri, Luther Tan dan Sherly Indradewi, rela menjual harta benda mereka demi meningkatkan kualitas warga Papua/RMOL Papua

Adanya pasangan suami istri (pasutri), Luther Tan dan Sherly Indradewi Melubu yang mengorbankan sisa hidup, harta dan bendanya untuk mengabdi demi turut membangun sumber daya manusia di Papua justru menunjukan absennya pemerintah bagi anak-anak di sana yang membutuhkan pendidikan.

Begitu pandangan peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Anggi Afriansyah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (6/4).

"Memang miris, peran ini sesungguhnya harus ada di pemerintah Kabupaten/Kota, Provinsi maupun Pemerintah Pusat. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya kehadiran pemerintah bagi anak-anak Papua yang membutuhkan pendidikan," kata dia.

Menurut anggi, hadirnya Luther Tan dan Sherly sangat dibutuhkan oleh masyarakat Papua. Sebab, kata dia, Orang Asli Papua (OAP) memang masih tertinggal sekali terkait pendidikan.

Anggi mengungkap, dari data yang hasil risetnya menunjukan, di Kabupaten/Kota yang  didominasi oleh OAP partisipasi pendidikannya rendah, Angka Partisipasi Kasar (APK), serta Angka Partisipasi Murni (APM).

"Di daerah yang sulit diakses, sulit memiliki guru yang menemani dan mendidik anak-anak Papua. Jadi pihak-pihak seperti sosok Pasutri ini pasti dibutuhkan oleh masyarakat," tandasnya.

Masa-masa awal pengabdian pasutri ini di Papua ini adalah dengan mengajar untuk masyarakat yang berumur rata-rata 30 sampai dengan 50 Tahun, yang rata-rata belum bisa membaca dan menulis tapi punya semangat untuk menimba ilmu.

Keduanya baru tiba di Merauke pada 2011. Dan pada 2014 akhirnya keduanya menerima visi untuk dapat secara lebih spesifik untuk bisa menjangkau anak-anak di lapangan.

EDITOR: IDHAM ANHARI

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Ditinggal Salat Ied, Rumah Warga Purbalingga Terbakar
Nusantara

Ditinggal Salat Ied, Rumah W..

13 Mei 2021 17:20
Ziarah Kubur Dilarang, Warga Kecewa Disuruh Putar Balik
Nusantara

Ziarah Kubur Dilarang, Warga..

13 Mei 2021 16:19
Cerita Orang Minang, Dua Kali Lebaran Tak Pulang Kampung, Sedih Tapi Harus Taat Anjuran Pemerintah
Nusantara

Cerita Orang Minang, Dua Kal..

13 Mei 2021 14:37
Syal Palestina Melingkar Di Leher Anies Baswedan Saat Shalat Idul Fitri
Nusantara

Syal Palestina Melingkar Di ..

13 Mei 2021 14:29
Gelar Shalat Ied Berjemaah, Imam Masjid Al-Azhar: Mudah-mudahan Allah Selamatkan Semuanya
Nusantara

Gelar Shalat Ied Berjemaah, ..

13 Mei 2021 13:26
Untung Sempat Tak Kenali Wajah Anaknya Yang Jadi Korban Petasan Kebumen
Nusantara

Untung Sempat Tak Kenali Waj..

13 Mei 2021 13:26
320 Warga Binaan Lapas Ambarawa Terima Remisi, 3 Langsung Bebas
Nusantara

320 Warga Binaan Lapas Ambar..

13 Mei 2021 12:46
Temani Lieus Sungkharisma Beri Bansos Di Gang Sempit Tamansari, Wagub DKI: Mudah-mudahan Yang Lain Bisa Seperti Ini
Nusantara

Temani Lieus Sungkharisma Be..

13 Mei 2021 10:57