Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Berkat Kekompakan Dan Kerja Keras, Pemprov Jabar Raih 2 Penghargaan MURI

LAPORAN: AGUS DWI
  • Jumat, 02 April 2021, 11:41 WIB
Berkat Kekompakan Dan Kerja Keras, Pemprov Jabar Raih 2 Penghargaan MURI
Penghargaan Rekor MURI/Ist
Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pendataan keluarga serentak pimpinan wilayah se-Jabar.

Tak hanya itu, MURI juga memberikan penghargaan kepada BKKBN Jabar dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jabar atas pelayanan KB implan sebanyak 50 ribu akseptor se-Jabar dalam sehari.

“Hari ini kita catat peristiwa istimewa di tanggal 1 April. Pertama penghargaan rekor MURI untuk pendataan keluarga serentak di pimpinan wilayah se-Jabar. Kedua pelayanan 50 ribu implan dalam sehari di seluruh wilayah Jabar,” kata Gubernur Jabar, Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (2/4)

Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan buah dari kerja keras semua pihak yang teguh berkomitmen untuk menghasilkan kinerja yang luar biasa dalam menyukseskan pendataan keluarga serentak sampai Mei 2021.

“Apalagi terkait penghargaan untuk pendataan keluarga serentak di pimpinan-pimpinan wilayah dimulai dari gubernur, bupati, walikota, 600 camat, 5.312 kepala desa, dan ratusan kelurahan,” ucap Emil, sapaan akrabnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Menurut Emil, untuk merealisasikan 50 ribu implan serentak di seluruh Jabar bukan hal yang mustahil dilakukan jika dikerjakan bersama-sama.

“Kita bisa mengukir peristiwa bersejarah, di mana kita kompak, kita kerja keras, dan kita berkomitmen, ternyata bisa menghasilkan kinerja yang luar biasa yaitu 50 ribu KB implan serentak dilaksanakan di seluruh Jabar dan menandakan tidak ada yang tidak mungkin,” tuturnya.

Emil berpesan agar kekompakan ini terus dibina supaya kualitas manusia dan keluarga tetap terjaga lahir dan batin.

“Karena kualitas keluarga yang baik itu datang dari kualitas perencanaan yang baik. Kita mendapati kasus-kasus, biasanya, kalau di telusuri, pasti datang dari perencanaannya yang tidak matang tidak maksimal,” katanya.

“Mudah-mudahan dengan program ini yang terus berjalan di Jabar bisa melahirkan masyarakat yang juara lahir batin melalui inovasi dan kolaborasi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Emil mengatakan bahwa pada 2045 Indonesia akan menjadi negara hebat di urutan ketiga atau keempat. Namun, hal itu dapat terwujud ketika tiga syarat khusus bisa terpenuhi. Yakni pertumbuhan ekonomi terjaga, pesta demokrasi berjalan kondusif, dan SDM yang berkualitas.

“Dengan program BKKBN ini kita berharap semua anak-anak muda generasi baru itu hidup di Indonesia dengan kompetitif dan produktif dimulai dari proses perencanaan keluarga yang maksimal,” tandasnya.
EDITOR: AGUS DWI

ARTIKEL LAINNYA