Farah.ID
Farah.ID

Marsda Henri Alfiandi: Penemuan CVR SJ 182 Bukti Indonesia Tidak Main-main Selesaikan Jatuhnya Pesawat

LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Rabu, 31 Maret 2021, 13:08 WIB
Marsda Henri Alfiandi: Penemuan CVR SJ 182 Bukti Indonesia Tidak Main-main Selesaikan Jatuhnya Pesawat
Basarnas saat berhasil evakuasi temuan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182/RMOL
Misteri pencarian Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Sriwijaya Air SJ 182 terjawab.

Selasa malam (30/3) tim Badan Sar Nasional (Basarnas) berhasil menemukan CVR Pesawat SJ 182 yang jatuh pada 9 Januari lalu.

Kepala Basarnas Marsda Henri Alfiandi mengatakan, pihaknya telah berhasil menemukan alat penting untuk menguak sebab jatuhnya SJ 182.

Dijelaskan Henri, Basarnas bersama pihak lainnya seperti Kementerian Perhubungan untuk berupaya keras menemukan CVR sebagai pelengkap floght Data Recorder (FDR).

"Pak Menteri (menhub Budi Karya Sumadi) sebagai perwakilan pemerintah berupaya berkoodinasi mencari yang out of the box yang slemaa ini cari by manual menggunakan tenaga manusia, dengan penyelema akhirnya ditemukan," demikian kata Henri di hadapan awak media, Rabu (31/3).

Diceritakan Henri, seluruh tim melakukan pencarian dengan kapal keruk secara manual.

Henri menegaskan bahwa keberhasila penemuan CVR SJ 182 adalah berkat kerjasama seluruh pihak.

Ia mengatakan, keberhasilan penemuan SJ 182 merupakan bentuk keseriusan Indonesia dalam menanganai bencana termasuk mencari korban jatuhnya pesawat seperti SJ 182.

"Ini bukti indonesia tidak main-main dan kita bisa diandalkan dalam penyelesaian masalah jatuhnya sebuah pesawat," tandasnya.

Penemuan CVR SJ 182 akan dapat membantu Komisi Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) dalam mengungkap apa tindakan pilot saat terjadinya masalah sebelum Pesawat SJ 182 jatuh dan memakan korban.

Hasil penyelidikan sementara KNKT, peswata SJ 182 yang memakan 62 korban itu mengalami ketidakseimbangan dorongan mesin. Akibatnya, pesawat rute Jakarta-Pontianak itu jatuh menukik tajam ke laut.

ARTIKEL LAINNYA