Farah.ID
Farah.ID

54 Wartawan Ikuti Uji Kompetensi Di Solo, Dewan Pers: Wartawan Kompeten Ciptakan Pers Indonesia Yang Berkualitas

LAPORAN: AGUS DWI
  • Jumat, 26 Maret 2021, 18:35 WIB
54 Wartawan Ikuti Uji Kompetensi Di Solo, Dewan Pers: Wartawan Kompeten Ciptakan Pers Indonesia Yang Berkualitas
Proses Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar Dewan Pers di Solo selama 2 hari/Ist
Sebanyak 54 wartawan dari berbagai media mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar Dewan Pers dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Hotel Alila Solo, Jumat-Sabtu, 26-27 Maret 2021.

Peserta UKW di Kota Solo ini berasal dari berbagai platform media, mulai cetak, elektronik, dan online. Peserta terbagi dalam 9 kelas yang terdiri dari jenjang Muda, Madya, dan Utama. Mereka akan mengikuti ujian di hadapan sembilan penguji yang telah ditetapkan oleh Dewan Pers.

Ketua Dewan Pers, Muhammad Nuh mengatakan, pelaksanaan sertifikasi UKW ini bagian dari program berkelanjutan dari Dewan Pers untuk menciptakan pers yang berkualitas di tanah air.

“Karena pers yang berkualitas akan mampu menjadi pilar keempat,” kata Muhammad Nuh, Jumat (26/3).

Ditambahkan M Nuh, negara demokratis niscaya membutuhkan pers sebagai penyeimbang roda penyelenggaraan negara yang dijalankan pilar lainnya yakni eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

Adapun pers berkualitas, lanjut dia, didukung oleh insan wartawan yang memiliki kompetensi jurnalistik secara terukur, wartawan yang terampil dalam teknis jurnalistik, taat pada kode etik jurnalistik, dan berwawasan luas.

“Wartawan dalam menjalankan fungsi pers secara optimal yaitu mencerahkan dan mencerdaskan masyarakat, sekaligus melakukan kontrol. Pers juga berperan sebagai alat check and balances dalam sistem demokrasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PWI Surakarta, Anas Syahirul, yang menjadi Koordinator Panitia Pelaksana Daerah menuturkan, panitia sudah menyiapkan keperluan untuk pelaksanaan UKW.

Sembilan kelas dalam UKW di Solo kali ini terdiri dari 7 kelas jenjang Muda, 1 kelas jenjang Madya, dan 1 kelas jenjang Utama.

“Jumlah pendaftar untuk mengikuti UKW ini membeludak. Namun karena kuota dari Dewan Pers hanya 54 wartawan maka terpaksa yang lain ditunda dulu menunggu kesempatan UKW berikutnya,” tuturnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, seluruh peserta dan penguji sebelumnya harus mengikuti tes swab antigen sebagai syarat dari pemerintah pusat untuk protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Panitia sudah menyiapkan pelaksanaan tes swab yang berlangsung di lokasi acara.

“Tes swab antigen dimulai pukul 06.30 hingga 08.30 WIB sebelum acara. Setelah itu acara dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pukul 09.00 WIB,” terang Anas.

Uji kompetensi ini akan menjadi tolok ukur bagi wartawan dalam menjalankan profesinya.

Uji kompetensi wartawan ini sudah dirumuskan sejak 2010 melalui program Standar Kompetensi Wartawan melalui jenjang Muda, Madya, dan Utama.
EDITOR: AGUS DWI

ARTIKEL LAINNYA