Bantu Pemkot Bogor, BPKP Alihfungsikan Pusdiklatwas Jadi Tempat Isolasi Covid-19

Penandatangan kerjasama Pemerintah Kota Bogor dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), untuk penanganan Covid-19/Repro

Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat melakukan kerjasama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), untuk penanganan Covid-19.

Kerjasama tersebut tertuang dalam penandatangan nota kerjasama yang isinya mengalihfungsikan sementara Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan (Pusdiklatwas) BPKP sebagai Pusat Isolasi Pasien Covid-19.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, perjanjian kerjasama ini merupakan wujud sinergi dan komitmen antara Pemerintah Pusat melalui BPKP dan Pemerintah Daerah lewat Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat dalam menanggulangi pandemi Covid-19.

Bima Arya menilai, Pusdiklatwas milik BPKP ini sangat layak dan ideal sebagai tempat isolasi pasien Covid-19, karena sudah memiliki sarana dan prasarana yang memadai.

"Nantinya Asrama Pusdiklatwas BPKP akan diprioritaskan untuk pasien yang tanpa gejala dan tempat ini sudah dapat difungsikan dalam waktu dekat" ujar Bima dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (4/3).

Bima menjelaskan, tingkat keterisian rumah sakit di Bogor saat ini terus menurun. Akan tetapi, pemkot Bogor katanya mengantisipasi apabila kembali terjadi lonjakan pasien Covid-19.

"Terima Kasih BPKP dan jajarannya dengan sangat sigap telah memfasilitasi semua, kita harus siap-siap, kita tidak pernah tau ada lonjakan atau tidak sehingga harus ada rumah sakit ataupun fasilitas isolasi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh menuturkan, Asrama Pusdiklatwas BPKP beserta dengan fasilitas pendukungnya dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk masyarakat sekitar yang membutuhkan tempat isolasi mandiri secara aman dan nyaman.

"Ini komitmen BPKP untuk hadir dan bermanfaat kepada masyarakat, saya juga sudah intruksikan kepada seluruh perwakilan di 34 provinsi untuk bisa memanfaatkan sarana dan prasarana dalam upaya percepatan penanganan penanggulangan Covid-19,” ujar Ateh.

Penandatanganan Kerja Sama kedua belah pihak dilakukan oleh Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan BPKP, Arief Tri Hardiyanto dan Wali Kota Bogor Bima Arya.

Kepala BPKP, Muhammad Yusuf Ateh, turut hadir dalam prosesi pendatangan itu bersama Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Eri Satriana, Kepala Biro Umum Raden Suhartono serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno dan Direktur RSUD Kota Bogor.
EDITOR: AHMAD SATRYO

Kolom Komentar


Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Reshuffle Kabinet Dan Koalisi 2024

Selasa, 20 April 2021
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Di Cileungsi, Mobil Box Parkir Ditabrak Mobil Box

Selasa, 20 April 2021

Artikel Lainnya

Digusur Pemprov, Seorang Warga Merugi 1 M Dan Tinggal Baju Melekat Di Badan
Nusantara

Digusur Pemprov, Seorang War..

22 April 2021 01:33
Jam Malam Jakarta Berlaku Di 2.658 RT, Begini Sebarannya
Nusantara

Jam Malam Jakarta Berlaku Di..

21 April 2021 23:39
Rantis Polda Bali Yang Masih Terparkir Di Akasaka Music Club Dipertanyakan
Nusantara

Rantis Polda Bali Yang Masih..

21 April 2021 22:56
Khofifah: Nekat Mudik, Wajib Karantina Mandiri Tanpa Dibiayai Pemerintah
Nusantara

Khofifah: Nekat Mudik, Wajib..

21 April 2021 22:27
Bandara Jenderal Soedirman Batal Beroperasi, Salah Satunya Karena Larangan Mudik
Nusantara

Bandara Jenderal Soedirman B..

21 April 2021 21:57
Alun-alun Sebabkan Kerumunan, Bupati Majalengka Minta Maaf Ke Ridwan Kamil
Nusantara

Alun-alun Sebabkan Kerumunan..

21 April 2021 20:11
Sambangi Walikota Tangerang, Ini Yang Dibahas Waka DPR Sufmi Dasco
Nusantara

Sambangi Walikota Tangerang,..

21 April 2021 19:27
Anies Instruksikan RT Zona Merah Berlakukan Aturan Jam Malam
Nusantara

Anies Instruksikan RT Zona M..

21 April 2021 19:11