Empat Fungsi Bendungan Sindangheula Di Banten

Bendungan Sindangheula, Banten/Repro

Bendungan Sindangheula di Provinsi Banten yang barus diresmikan Presiden Joko Widodo memiliki empat fungsi strategis bagi kehidupan masyarakat sekitar.

Jokowi dalam acara peresmian hari ini membeberkan empat fungsi Bendungan Sindangheula yang memiliki daya tamung air mencapai 9,3 juta meter kubik.

Di mana yang pertama adalah untuk irigasi persawahan di Kabupaten Serang dan sekitar Provinsi Banten lainnya.

"(Bendungan Sindangheula) mampu mengairi 1.280 hektar sawah yang ada di Serang dan pada umumnya di Provinsi Banten. Sehingga kita harapkan bendungan ini memberikan nilai tambah yang besar bagi para petani di Banten, dalam menjamin ketersedian air yang cukup," ujar Jokowi di Bendungan Sindangheula, Serang, Banten, Kamis (4/3).

Fungsi kedua Bendungan Sindangheuala ini adalah menyediakan air baku bagi daerah-daerah industri yang berkemabang di Kabupaten Serang, Kota Serang dan Kota Cilegon.

"Bendugan ini mampu menyediakan air baku hingga 0,80 meter titik per detik. Ini sudah mulai digunakan oleh provinsi separuhnya, 0,40 meter kubik per detik," tuturnya.

Kemudian bendungan ini juga memiliki fungsi ketiga, yaitu untuk pengendalian banjir. Jokowi menyebutkan, bendungan ini mampu mengurangi banjir 50 meter titik per detik.

"Dari (sungai) yang biasanya sering meluap yaitu Sungai Cihujung dan Sungai Cidurian yang biasa menggenangi Kabupaten Serang dan sekitarnya," sambung Jokowi.

Untuk fungsi yang kelima, Jokowi mengatakan kalau bendungan ini juga berfungsi untuk pembangkit listrik yang bisa menghasilkan 0,40 megawatt.

"Sehingga ke depan ini bisa dimanfaatkan juga untuk Provinsi Banten. Dan kita tidak ingin tergantung oleh energi fosil, karena ini nanti hydropower," paparnya.

Fungsi terkahir dari bendungan ini, kata Jokowi adalah untuk konservasi dan pariwisata. Dia berharap pemerintah daerah dan masyarakat bisa menjaga konservasi disekitar bendungan ini, sehingga air waduk tetap bersih dan bisa digunakan untuk air baku.

"Dan tentu saja ini kalau saya lihat waktu tadi masuk, bisa menjadi destinasi wisata baru di Banten dan juga mungkin bisa menarik dari provinsi lain di luar Banten," ucap mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

"Saya minta pemerintah daerah dan masyarakat menjaga bendungan ini dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita," pungkasnya.
EDITOR: AHMAD SATRYO

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Cegah Covid-19 Masuk Papua, Kepolisian Awasi Orang Masuk Di Penyeberangan Kumbe
Nusantara

Cegah Covid-19 Masuk Papua, ..

17 Mei 2021 05:13
Catat! Pemudik Balik Ke Jakarta Dari Bakauheni Wajib Tes Rapid Test Antigen, Ini Kata Menhub Soal Mekanismenya
Nusantara

Catat! Pemudik Balik Ke Jaka..

17 Mei 2021 00:56
Fokus Cari Korban Hilang, Polri Belum Tetapkan Tersangka Tragedi Kedung Ombo
Nusantara

Fokus Cari Korban Hilang, Po..

16 Mei 2021 21:10
Tak Cuma Jakarta, Spanduk Larangan Pemudik Tanpa Swab Juga Bertebaran Di Tangsel
Nusantara

Tak Cuma Jakarta, Spanduk La..

16 Mei 2021 19:09
Pimpinan DPRD Minta Pemprov DKI Larang Pemudik Masuk Tanpa Surat Bebas Covid-19
Nusantara

Pimpinan DPRD Minta Pemprov ..

16 Mei 2021 18:45
Apa Alat Ukur Novel Baswedan Sebut 75 Pegawai KPK Yang TMS Berintegritas Tinggi?
Nusantara

Apa Alat Ukur Novel Baswedan..

16 Mei 2021 12:56
Ini Kesaksian Laksmi Tentang Pengunjung Ancol Yang Dikatakan Membludak
Nusantara

Ini Kesaksian Laksmi Tentang..

16 Mei 2021 10:46
Jalur Benowo Dijaga Ketat, Yang Tidak Penuhi Syarat Diputar Balik
Nusantara

Jalur Benowo Dijaga Ketat, Y..

16 Mei 2021 07:56