Soal Vaksin, Wapres Maruf Amin: Indonesia Patut Bersyukur Karena Dalam Kondisi Lebih Baik

Wakil Presiden Maruf Amin dalam International Conference on Covid-19 Pandemic (ICCP) pada 25 Februari 2021/Repro

Indonesia perlu bersyukur karena berhasil mengamankan pasokan vaksin Covid-19 sesuai dengan kebutuhan, ketika masih banyak negara lain yang belum mendapatkan akses tersebut.

Begitu yang disampaikan oleh Wakil Presiden Maruf Amin ketika menutup International Conference on Covid-19 Pandemic (ICCP) yang digelar Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Padjajaran (Unpad) bertema "Tackling The Covid-19 Pandemic: Health, Economic, Diplomacy and Social Perspectives" pada Kami (25/2).

Sesuai dengan Perpres No. 14/2021, Indonesia telah memulai program vaksinasi Covid-19 pada 13 Januari lalu. Fase pertama diberikan untuk tenaga kesehatan dan lansia. Sementara masyarakat umum akan diberikan vaksin mulai April.

Berdasarkan pengalamannya, Maruf Amin menuturkan, vaksin yang digunakan pemerintah aman dan halal karena telah diuji secara ilmiah di Indonesia dan berbagai negar, serta sesuai standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Ia mengatakan, pemerintah menargetkan untuk melakukan program vaksinasi bagi sekitar 182 juta penduduk, yang diharapkan dapat rampung dalam waktu satu tahun.

"Insyaallah akan tercipra kekebalan komunal atau herd immunity sehingga kita dapat mengendalikan wabah Covid-19 lebih baik lagi," tambahnya.

Di samping itu, ia juga menyoroti ketersediaan vaksin Covid-19 di dunia yang menjadi persoalan serius. Data dari WHO per Januari 2021 menunjukkan, masih ada 130 negara yang belum mendapatkan akses terhadap vaksin, mayoritas merupakan negara berkembang.

"Dalam kaitan itu, kiranya kita patut bersyukur bahwa Indonesia berada pada situasi yang lebih baik," ucapnya.

Ia mengatakan, melalui diplomasi dan kerja sama internasional yang gigih, Indonesia berhasil mengamankan ketersediaan vaksin. Bahkan Indonesia juga berkomitmen untuk membantu negara-negara sahabat di kawasan yang membutuhkan vaksin.

Peran aktif Indonesia untuk menyuarakan akses vaksin untuk semua juga diapresiasi dengan terpilihnya Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sebagai co-chair GAVI, program penyediaan vaksin.

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Monitor PSU Pilkada 2020

Kamis, 08 April 2021
Video

Bincang Sehat • Mutasi Baru Virus Penyebab Covid-19

Jumat, 09 April 2021
Video

Ini Penampakan Prototipe Jet Tempur KF-X/IF-X

Sabtu, 10 April 2021

Artikel Lainnya

Sambut Ramadhan, Pertiwi Indonesia Kirim Perlengkapan Ibadah Dan Buka Dapur Umum Ke Adonara
Nusantara

Sambut Ramadhan, Pertiwi Ind..

12 April 2021 23:40
Update Bencana NTT: Korban Meninggal 179 dan Yang Belum Ditemukan 46 Orang
Nusantara

Update Bencana NTT: Korban M..

12 April 2021 22:57
Tarawih Perdana Berjamaah, Edi Kamtono: Ceramah Disampaikan Gubernur Kalbar
Nusantara

Tarawih Perdana Berjamaah, E..

12 April 2021 21:51
Pasien Sembuh Di DKI Bertambah 1.350 Orang, Kasus Aktif Turun Lagi
Nusantara

Pasien Sembuh Di DKI Bertamb..

12 April 2021 21:23
KPU Labusel Lantik KPPS Untuk Pemungutan Suara Ulang
Nusantara

KPU Labusel Lantik KPPS Untu..

12 April 2021 21:13
Pasar Inpres Jakarta Selatan Kebakaran Senin Petang
Nusantara

Pasar Inpres Jakarta Selatan..

12 April 2021 20:30
Ditangkap Otoritas Thailand, Panglima Laot Pastikan Konjen RI Songkhla Datangi Nelayan Aceh
Nusantara

Ditangkap Otoritas Thailand,..

12 April 2021 20:22
Rencana Pembelajaran Tatap Muka Di Purwakarta Terkendala Vaksinasi Tenaga Pendidik
Nusantara

Rencana Pembelajaran Tatap M..

12 April 2021 20:11