Jasa Tirta II Tepis Banjir Karawang Imbas Iimpahan Waduk Jatiluhur

Banjir Karawang/Net

Banjir yang terjadi di Karawang, Jawa Barat disebut bukan berasal dari air limpahan Waduk Jatiluhur, Purwakarta.

Pasalnya, debit air yang dikeluarkan Bendungan Ir Djuanda itu hanya 97 meter kubik per detik, atau 10 persen dari debit air banjir ke Karawang yang mencapai 1.200 meter kubik per detik.

Direktur Operasional dan Pemeliharaan Jasa Tirta II, Anton Mardiyono mengatakan, intensitas hujan di daerah hulu Citarum itu rendah. Walaupun ada kiriman air dari hulu Citarum ke Waduk Djuanda pada banjir tanggal 19 dan 20 Februari 2021 lalu, tidak membuat kondisi debit air menjadi tinggi.

"Karena sebelumnya debit air di Bendungan Jatiluhur rendah akibat kemarau panjang. Jadi kontribusi debit air yang berasal dari Waduk Jatilhur itu hanya sekitar 10 persen saja," ungkapnya Anton diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (23/2).

Menurutnya, intensitas curah hujan di daerah hilir Citarum cukup tinggi sehingga membuat Daerah Aliran Sungai (DAS) Cibeet dan DAS Cipamingkis meluap. Ditambah di dua DAS itu belum ada bendungan sehingga membuat Karawang banjir dengan debit air mencapai 1.200 meter kubik per detik.

"Untuk itu, dalam rapat antara DPR RI, Plh Bupati Karawang, BBWS, PJT2, dan DPRD Karawang tadi sepakat untuk meminta pemerintah agar mempercepat progran kerja pembangunan waduk di DAS Cibeet dan DAS Cipamingkis," ujarnya.

Sementara itu, kondisi terkini, debit air di Waduk Djuanda berstatus normal. Debit air yang dikeluarkan dari Waduk Djuanda cukup rendah, hanya untuk keperluan air baku minum, air baku industri dan untuk pergerakan air ke hilir atau flushing.

"Kami umumkan bahwa kondisi Waduk Djuanda dalam keadaan normal dan berfungsi dengan baik. Jika ada isu soal Waduk Djuanda mengalami retak, itu tidak benar. Belum lama ini kami melakukan inspeksi untuk mengetahui kondisi Waduk Djuanda, dan hasilnya normal," pungkasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Polling 24 Tokoh Harapan, bersama Arief Poyuono dan Jerry Massie

Selasa, 23 Februari 2021
Video

Kunjungan Presiden Jokowi di NTT Undang Kerumunan Massa

Selasa, 23 Februari 2021
Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021

Artikel Lainnya

Presiden Jokowi Akan Resmikan Bendungan Sindangheula Di Serang Hari Ini
Nusantara

Presiden Jokowi Akan Resmika..

25 Februari 2021 05:33
Desa Tolok Akan Punya Jalan Layak, Dandim Sambas Jelaskan Program TMMD
Nusantara

Desa Tolok Akan Punya Jalan ..

25 Februari 2021 04:36
Tidak Jadi Virtual, Ridwan Kamil Lantik Secara Langsung Kepala Daerah Terpilih Di Jawa Barat
Nusantara

Tidak Jadi Virtual, Ridwan K..

25 Februari 2021 03:42
Semarang Banjir Lagi, Tol Harbour Harus Segera Direalisasikan
Nusantara

Semarang Banjir Lagi, Tol Ha..

25 Februari 2021 02:50
Usai Ungkap 7 Kasus Besar, BNN Musnahkan Ratusan Kilogram Narkoba
Nusantara

Usai Ungkap 7 Kasus Besar, B..

25 Februari 2021 01:31
Karena Dana Bagi Hasil Pajak, Pegawai Non-ASN Pemkab Serang Tidak Gajian
Nusantara

Karena Dana Bagi Hasil Pajak..

25 Februari 2021 01:08
JMSI Sumut Lolos Verifikasi Faktual Dewan Pers
Nusantara

JMSI Sumut Lolos Verifikasi ..

24 Februari 2021 23:28
Tekan Curah Hujan Jabodetabek, TNI AU Dan BPPT Modifikasi Cuaca
Nusantara

Tekan Curah Hujan Jabodetabe..

24 Februari 2021 21:18