Pakar: Pemuda Indonesia Mampu Selesaikan Persoalan Kebangsaan Yang Paling Penting, Bahkan 17 Tahun Sebelum Merdeka

Acara diskusi virtual ' Pemuda, Sumber Daya dan Masa Depan Sebuah Negara', Senin 22 Februari 2021/Repro

Bangsa Indonesia patut menjadi contoh bagi bangsa lain. Jiwa patriotisme bangsa Indonesia telah ditunjukkan oleh para pemuda dan sudah terbukti sejak dulu kala.

"Bayangkan, kalau tidak ada pemuda mungkin tidak ada Indonesia saat ini," ujar Pakar Pendidikan, Prof Dr Sutarto Hadi, dalam acara diskusi virtual yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (22/2).

Ia mengatakan, apa yang kita rasakan saat ini adalah hasil perjuangan para pemuda.

"Kalau kita lihat, kita itu sudah menyelesaikan persoalan kebangsaan yang paling penting bahkan jauh sebelum Indonesia merdeka," lanjut Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ini.

Para pemuda telah menggugah semangat persatuan dan kesatuan, menunjukkan kecitaannya terhadap tanah air lewat peristiwa di mana mereka dengan gagah berani mendeklarasikan untuk menjadi bangsa yang bersatu, pada tanggal 28 Oktober 1928. Tak hanya menjadi bangsa yang bersatu tetapi juga mengakui bertanah air satu, yaitu tanah Indonesia serta berbahasa satu yaitu Bahasa Indonesia. Menurut Sutarto, itu adalah sikap patriotisme yang telah ditunjukkan oleh para pemuda yang seharusnya menjadi cerminan bangsa ini.

"Luar biada, bukan? Itu 17 tahun sebelum Indonesia merdeka pada1945, tetapi para pemuda sudah lantang dan penuh keberanian untuk mendeklarasikan persatuan Indonesia," katanya.  

Banyaknya suku dan budaya di Indonesia, tetapi ketika itu, para pemuda Indonesia justru memilih bahasa Indonesia sebagai bahasa Indonesia. Dengan persatu dan melupakan perbedaan maka kita bisa bergerak lebih cepat untuk maju.

Bangsa Indonesia telah menunjukkan kepada dunia, bahwa bangsa ini telah memiliki sikap patriotisme sejak dulu kala, yang menjadikannya modal dasar sebuah negara yang berdaulat.

'Hall lainnya yang patut diapresiasi adaah, sikap pemuda Indonesia lebih bagus. Walaupun telah dijajah oleh bangsa asing tetapi tetap menunjukkan rasa hormat kepada bangsa asing itu," tambahnya.

Diskui virtual bertema 'Pemuda, Sumber Daya dan Masa Depan Sebuah Negara' dihadiri oleh mahasiswa dari beberapa universitas dan juga para pendidik dari kampus ULM.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Kesaksian Teman: Integrtitas Artidjo Sudah Terlihat Sejak Mahasiswa
Nusantara

Kesaksian Teman: Integrtitas..

06 Maret 2021 11:53
Masyarakat Bengkulu Diguncang Gempa Magnitudo 4,9
Nusantara

Masyarakat Bengkulu Diguncan..

06 Maret 2021 02:39
Tingkat Kesembuhan Covid-19 DKI Capai 96,3 Persen
Nusantara

Tingkat Kesembuhan Covid-19 ..

05 Maret 2021 21:32
Ketua Senator Sayangkan 63 Ribu Hektar Aset Jatim Belum Tersertifikasi
Nusantara

Ketua Senator Sayangkan 63 R..

05 Maret 2021 19:25
Soroti Konsep Petani Milenial, DPRD Jabar: Masih Gamang Dan Berubah-ubah
Nusantara

Soroti Konsep Petani Milenia..

05 Maret 2021 18:53
Polres Pesawaran Ungkap Pembalakan Liar Di Register 21 Wan Abdul Rahman
Nusantara

Polres Pesawaran Ungkap Pemb..

05 Maret 2021 18:08
Kader Muda Demokrat: KLB Sibolangit Hanya Kongkow Luar Biasa
Nusantara

Kader Muda Demokrat: KLB Sib..

05 Maret 2021 16:12
Harga Garam Petani Anjlok Gara-gara Permintaan Belum Pulih
Nusantara

Harga Garam Petani Anjlok Ga..

05 Maret 2021 15:32