Selama 3 Hari, Ribuan Pasukan TNI-Polri Dikerahkan Bantu Korban Banjir Jabodetabek

Petugas Polri sedang membantu evakuasi warga terdampak banjir/RMOL

Personel gabungan TNI-Polri diterjunkan dalam penanganan banjir di seluruh wilayah, khususnya di Jakarta, Bogor, Depok Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

Ribuan pasukan tersebut dikerahkan untuk membantu masyarakat yang menjadi korban bencana alam tersebut.

Seperti melakukan perbantuan evakuasi warga, membuat posko dan dapur darurat, sekaligus melakukan pengawasan protokol kesehatan untuk mencegah klaster Covid-19 di pengungsian.

Ribuan personel TNI-Polri sudah dikerahkan untuk membantu para warga yang mengalami kebanjiran. Personel TNI-Polri merupakan cerminan dari hadirnya negara dalam membantu para warga yang menjadi korban banjir," jelas Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono, Minggu (21/2).

Bahkan sampai hari Senin (22/2) ini, pasukan gabungan TNI-Polri masih terjun dan bertahan di lokasi-lokasi banjir.

Tujuannya memberikan pertolongan kepada masyarakat, terutama di wilayah Bekasi.

Curah hujan yang tinggi menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di Bekasi, Jawa Barat, di beberapa titik ketinggian air mencapai 2 meter lebih.

Atas perintah Kabaharkam kepada Dirpolair melalui Kakorpolairud Baharkam Polri, Tim SAR yang dipimpin oleh Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Yassin Kosasih langsung turun ke lokasi yang terdampak di Kecamatan Kedungwaringin, Bekasi, Jawa Barat.

"Kami hari ini melaksanakan operasi kemanusiaan membantu korban yang terdampak banjir di Kecamatan Kedungwaringin Bekasi Jawa Barat," ujar Brigjen Yassin Kosasih, Senin (22/2).

Lebih lanjut, Brigjen Yassin Kosasih menjelaskan bahwa Tim SAR Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri yang diterjunkan sebanyak 33 personil.

"Ada 33 personil yang diterjunkan ke Kedungwaringin, nanti disana kita akan bagi lagi sesuai kebutuhan lapangan", pungkas Brigjen  Yassin Kosasih.

Adapun peralatan yang turut dikerahkan antara lain: Helm SAR 30 buah; Life jacket 30 buah; Ring buoy 3 buah; Pompa PK 2 buah; Tali lempar 6 buah; Tali jalur 1 roll; Rolling bed 10 buah; Dayung 12 buah; Gancu 6 buah; Portable Boat 2 buah; Perahu Karet 1 buah;Mesin tempel 3 unit: 40 PK 1 unit, 9,9 PK 2 unit; Fieldbed 13 buah; Tenda Kompi 1 set; Senter 6 buah; Baju APD 3 set; Harnes 4 buah; Carabiner 5 buah; Sepatu boat karet 5 pasang; Selang BBM 4 buah; Jerigen BBM 5 buah; Tali Karmantel 2 roll; Tali Belt 1 buah.

Tim SAR Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri juga membagikan sejumlah makanan dan minuman kepada pengungsi yang terdampak banjir di Kedungwaringin Bekasi.

Masih menurut Brigjen Yassin Kosasih, operasi SAR ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir dan sebagai wujud kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat.

"Semoga banjir cepat surut dan masyarakat dapat beraktivitas kembali dengan normal", tutup Brigjen Yassin Kosasih.

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Kesaksian Teman: Integrtitas Artidjo Sudah Terlihat Sejak Mahasiswa
Nusantara

Kesaksian Teman: Integrtitas..

06 Maret 2021 11:53
Masyarakat Bengkulu Diguncang Gempa Magnitudo 4,9
Nusantara

Masyarakat Bengkulu Diguncan..

06 Maret 2021 02:39
Tingkat Kesembuhan Covid-19 DKI Capai 96,3 Persen
Nusantara

Tingkat Kesembuhan Covid-19 ..

05 Maret 2021 21:32
Ketua Senator Sayangkan 63 Ribu Hektar Aset Jatim Belum Tersertifikasi
Nusantara

Ketua Senator Sayangkan 63 R..

05 Maret 2021 19:25
Soroti Konsep Petani Milenial, DPRD Jabar: Masih Gamang Dan Berubah-ubah
Nusantara

Soroti Konsep Petani Milenia..

05 Maret 2021 18:53
Polres Pesawaran Ungkap Pembalakan Liar Di Register 21 Wan Abdul Rahman
Nusantara

Polres Pesawaran Ungkap Pemb..

05 Maret 2021 18:08
Kader Muda Demokrat: KLB Sibolangit Hanya Kongkow Luar Biasa
Nusantara

Kader Muda Demokrat: KLB Sib..

05 Maret 2021 16:12
Harga Garam Petani Anjlok Gara-gara Permintaan Belum Pulih
Nusantara

Harga Garam Petani Anjlok Ga..

05 Maret 2021 15:32