Stok Sapi Cukup Tapi Harga Melejit, Ini Penjelasan Dinas Pertanian Banten

Kepala Dinas Pertanian Banten, Agus M. Tauhid/RMOLBanten

Kebutuhan sapi di Banten mencapai 32 ribu ton. Tetapi, hampir semuanya dipenuhi stok dari impor, bahkan hampir setiap hari yang dipotong adalah sapi impor.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian Banten, Agus M. Tauhid di Gedung DPRD Banten, Kamis (28/1).

"Nah yang dikatakan lokal bisa daging kerbau bisa juga sapi, yang di luar sapi impor tapi belum bisa kami buka datanya," kata Agus dikutip Kantor Berita RMOLLampung.

Meski stok sapi melimpah, Agus enggan membeberkan alasan harga sapi di Banten naik melebihi harga di wilayah DKI Jakarta.

Dikatakan Agus, sapi hidup sekarang ada yang jadi masalah harga difeadloter yang belum diketahui alasan feadloter terus memainkan harga.

"Stok sapi cukup, ada tapi ada kenaikan harga daging hidup," ujarnya.

Agus menjelaskan tingkat pertumbuhan produksi sapi dengan pertumbuhan manusia lebih tinggi pertumbuhan manusia sebagai konsekuensi permintaan semakin meningkat.

"Kebutuhan konsumsi perkapita terus meningkat, ini jadi masalah yang harus cari solusinya. Kita akan meningkatkan kerjasama peternakan di luar feadloter yang sekarang ada," terangnya.

Selain itu, lanjutnya, bisa juga melalui kerjasama BUMD Agrobisnis Banten mandiri. BUMD ini apakah akan kerjasama perusahaan peternakan atau melakukan pola integrasi melaui Corporate Social Responsibility (CSR).

Sebagai contoh, kata Agus, ada integrasi melalui PT Liquified Petroleum Gas memiliki mitra di wilayah Pandeglang terdapat 250 ekor sapi.

"Kita juga akan meningkatkan pola integrasi sapi dengan pekebunan. Seperti sapi dengan karet atau sapi dengan sawit. Itu tidak bisa langsung singkat, kita tetap bergantung dengan impor," pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Uang Negara Diduga Mengalir Ke RS Bina Sehat, Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejaksaan
Nusantara

Uang Negara Diduga Mengalir ..

02 Maret 2021 04:40
Sepuluh Hari Divaksin, Ketua IDI Lampung Masih Terjangkit Covid-19
Nusantara

Sepuluh Hari Divaksin, Ketua..

02 Maret 2021 03:18
Melanggar Aturan, Penerobos Ring 1 Istana Akhirnya Ditilang
Nusantara

Melanggar Aturan, Penerobos ..

02 Maret 2021 01:45
Diduga Palsukan Data Pasien Covid-19, RSUD Karanganyar Dilaporkan Ke Polisi
Nusantara

Diduga Palsukan Data Pasien ..

02 Maret 2021 01:10
Terpilih Aklamasi, Lamberthus Jitmau Resmi Pimpin Golkar Papua Barat
Nusantara

Terpilih Aklamasi, Lamberthu..

02 Maret 2021 00:56
Resmikan Travelator Masjid Agung Sidoarjo, Khofifah: Akan Permudah Jamaah Lansia Beribadah
Nusantara

Resmikan Travelator Masjid A..

02 Maret 2021 00:23
Usai Sertijab, Penerus Risma Tancap Gas Blusukan Pantau Saluran Air
Nusantara

Usai Sertijab, Penerus Risma..

01 Maret 2021 23:33
Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta Gagalkan Pengiriman Sabu Asal Malaysia
Nusantara

Bea Cukai Bandara Soekarno-H..

01 Maret 2021 22:21