Terancam Bangkrut, Ketua DPD RI Beri Dukungan Untuk Saung Angklung Mang Udjo

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat bertemua dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Bandung beberapa waktu lau/Net

Pandemi Covid-19 sangat berdampak pada sektor pariwisata. Dampaknya sangat dirasakan destinasi wisata Saung Angklung Mang Udjo yang ada di Kota Bandung, Jawa Barat.

Bukan hanya harus memecat karyawan, Saung Angklung Mang Udjo juga terancam bangkrut.

Dukungan disampaikan Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Menurutnya, Saung Angklung Mang Udjo harus didukung karena memiliki nilai edukasi dan menjaga kelestarian seni dan budaya Sunda.

"Saung Angklung Mang Udjo merupakan objek wisata yang sangat khas Sunda. Wisata ini merupakan wisata budaya Sunda yang sarat dengan aspek kearifan lokal dengan pengunjung anak sekolah dan wisman mancanegara serta dengan jumlah yang relatif sangat tinggi hingga 2000-an per hari," ujar LaNyalla, Senin (25/1).

Sayangnya, Saung Angklung Mang Udjo tidak mampu menahan serangan pandemi Covid-19. Terlebih tingkat penyebarannya di Bandung sangat tinggi. Akibatnya jumlah pengunjung sangat jauh merosot.

"Kondisi yang sangat memprihatinkan buat kita. Karena memang pandemi ini bukan hanya menyerang Saung Mang Udjo. Hampir semua destinasi wisata merasakan dampaknya," ucap LaNyalla.

Yang lebih membuat LaNyalla prihatin, Saung Angklung Mang Udjo sudah merumahkan hampir 90 persen karyawan dan terancam bangkrut.

Namun, LaNyalla optimistis Saung Angklung ini bisa bertahan. Hanya saja, dibutuhkan inovasi dan kreativitas. Selain itu, destinasi ini juga memerlukan bantuan dari pihak-pihak terkait.

"Saya yakin objek wisata Saung Angklung Mang Udjo masih bisa bertahan. Namun memang harus ada inovasi, misalnya dibuka secara virtual dengan mengadakan pertunjukan atau atraksi angklung melalui daring dan berbayar untuk menekan ancaman kebangkrutan," katanya.

Ditambahkan LaNyalla, mau tidak mau Saung Angklung dan destinasi-destinasi wisata lainnya harus mengikuti perkembangan zaman. Apalagi, saat ini dunia sudah memasuki era digital.

"Sekarang zamannya internet, mungkin hal ini dapat dicoba dengan bekerja sama dengan dinas pariwisata atau juga perusahaan IT untuk membuat program siaran permainan angklung melalui virtual," tukasnya.

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Bantu Korban Banjir Bekasi, Ketum PKPI: Berpolitik Adalah Bagaimana Memberi Kemaslahatan
Nusantara

Bantu Korban Banjir Bekasi, ..

02 Maret 2021 13:53
Alihkan Lahan IAPL, Senator Aceh: Tidak Baik Kuburan Leluhur Dibongkar Untuk Proyek Tinja
Nusantara

Alihkan Lahan IAPL, Senator ..

02 Maret 2021 10:59
Viral Video Gus Idris Ditembak, Kapolda Jatim: Gak Bener
Nusantara

Viral Video Gus Idris Ditemb..

02 Maret 2021 10:47
Keluar Dari Zona Merah, Puluhan RW Di Jakarta Masih Rawan Kembali Terpapar
Nusantara

Keluar Dari Zona Merah, Pulu..

02 Maret 2021 10:31
Pertemuan 3 Pakaian Adat Jadi Saksi Penyerahan
Nusantara

Pertemuan 3 Pakaian Adat Jad..

02 Maret 2021 10:08
PAN Usul Semua Hiburan Malam Ditutup Saat PPKM
Nusantara

PAN Usul Semua Hiburan Malam..

02 Maret 2021 09:38
Uang Negara Diduga Mengalir Ke RS Bina Sehat, Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejaksaan
Nusantara

Uang Negara Diduga Mengalir ..

02 Maret 2021 04:40
Sepuluh Hari Divaksin, Ketua IDI Lampung Masih Terjangkit Covid-19
Nusantara

Sepuluh Hari Divaksin, Ketua..

02 Maret 2021 03:18