Silaturahmi Dengan JMSI Kepri, Wakil Walikota Batam Dukung Pers Yang Sehat

Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad berilaturahmi dengan pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kepulauan Riau/Dok

Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kepulauan Riau memenuhi undangan Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad, Sabtu (23/1).

Dalam pertemuan tersebut, Amsakar berpesan dengan kehadiran JMSI dapat mewujudkan dunia pers yang lebih profesional, khususnya di Batam dan Kepri.

Pertemuan santai dan penuh hangat tersebut Amsakar didampingi Kadis Kominfo Pemko Batam, Azril. Sementara itu, dari JMSI Kepri hadir, Eddy Supriatna (ketua), Anwar Anas (sekretaris), Irpan Husain Lubis (bendahara), dan Ahmad Fahmi Rangkuti (devisi kesekretariatan).

"Kami berharap dengan kehadiran JMSI, dapat membawa angin segar dan menciptakan pers yang sehat, tentunya untuk mewujudkan hal tersebut didukung oleh perusahaan pers profesional," ujar Amsakar.

Dia melanjutkan, informasi yang disajikan oleh media online ini sungguh cepat. Selain itu, ketersebaran pemberitaannya pun begitu luas.

"Media daring ini memang lebih cepat update-nya. Saya mengadakan kegiatan, begitu selesai, beritanya sudah beredar kemana-mana," ucap Amsakar.

Dia menambahkan, JMSI harus mampu untuk mengambil peran dalam menciptakan perusahaan pers yang profesional. Dengan begitu, dunia pers akan sehat.

"Silahkan komunikasi dan rembukkan hal-hal yang dianggap perlu dengan Kominfo, semoga dengan terjalinnya gagasan yang terbaik, dapat terciptanya dunia pers profesional," kata Amsakar.

Mendengar hal tersebut, Ketua JMSI Kepri, Eddy Supriatna memaparkan, saat ini siapapun bisa membuat media. Namun jika pemilik media itu ingin disebut media, maka harus memenuhi standar dan ketentuan yang ditentukan oleh Dewan Pers.

"Jika memang media tersebut ingin dikatakan sebagaimana layaknya sebuah perusahaan pers profesional, tentu saat ini kita wajib memenuhi ketentuan Dewan Pers terlebih dahulu," jelasnya.

Eddy juga mengatakan, dalam menjalankan aktivitas sebagai perusahaan pers, ada rambu-rambu yang sudah mengaturnya, yakni UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

"Kami sudah menyusun sejumlah program, dengan harapan dapat menggiring perusahaan pers itu menjadi pers yang profesional," tutupnya.

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Monitor PSU Pilkada 2020

Kamis, 08 April 2021
Video

Bincang Sehat • Mutasi Baru Virus Penyebab Covid-19

Jumat, 09 April 2021
Video

Ini Penampakan Prototipe Jet Tempur KF-X/IF-X

Sabtu, 10 April 2021

Artikel Lainnya

Rukyatul Hilal Digelar Besok, Diprediksi Sudah 3 Derajat
Nusantara

Rukyatul Hilal Digelar Besok..

11 April 2021 22:48
Kirim Bantuan Ke NTT-NTB, AHY: Saya Ucapkan Duka Cita Sedalam-dalamnya
Nusantara

Kirim Bantuan Ke NTT-NTB, AH..

11 April 2021 20:46
BEM Nusantara Bagikan Bantuan Logistik Untuk Korban Bencana Alam NTT
Nusantara

BEM Nusantara Bagikan Bantua..

11 April 2021 16:48
Diulas Banyak Tokoh, Buku Catatan Merah Dari Putra Bung Karno Sudah Dirilis
Nusantara

Diulas Banyak Tokoh, Buku Ca..

11 April 2021 08:42
Gempa Susulan Magnitudo 5,5 Guncang Malang Pagi Ini
Nusantara

Gempa Susulan Magnitudo 5,5 ..

11 April 2021 07:41
Dukung Larangan Mudik, Angkasa Pura II Lakukan 3 Penataan Di Bandara
Nusantara

Dukung Larangan Mudik, Angka..

11 April 2021 07:26
Siklon Seroja Reda, Pulau Baru Tercipta
Nusantara

Siklon Seroja Reda, Pulau Ba..

11 April 2021 04:19
Jelang Ramadan, Penjual Bunga Ziarah Kubur Bisa Untung Hingga Rp 350 Ribu
Nusantara

Jelang Ramadan, Penjual Bung..

11 April 2021 03:46