Daya Tampung RS Makin Tipis, Politikus Gerindra Sarankan Pasien Covid-19 Non-DKI Dipulangkan Ke Daerah Asal

Ilustrasi/Net

Kapasitas rumah sakit untuk pasien terinfeksi Covid-19 di DKI Jakarta kini hanya tersisa 13 persen saja. Kondisi ini membuat anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Iman Satria, mengusulkan pasien Covid-19 dari luar ibukota yang dirawat di Jakarta dikembalikan ke daerah asalnya.

"Kalau bisa, dikembalikan ke daerah asal dengan bantuan koordinasi," kata Iman yang dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Rabu (20/1).

Meski demikian, Iman mengingatkan, hal itu harus dilakukan dengan berbagai kriteria yang ditetapkan. Termasuk adanya jaminan dari dokter bahwa pasien tersebut tidak akan parah dalam perjalanannya ketika dibawa ke rumah sakit atau RS rujukan Covid-19 di daerahnya.

Lanjut Iman, usulan pengembalian itu diajukannya karena saat ini 30 persen tempat tidur pasien Covid-19 di Jakarta diisi warga dari luar DKI Jakarta. Kebanyakan berasal dari Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek).

Namun Iman juga mengingatkan, pengembalian pasien Covid-19 ke daerah asal bukan berarti mengembalikan kemudian menelantarkan mereka.

Saat fasilitas kesehatan (faskes) di Jakarta hampir penuh, kata Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta itu, pengembalian pasien bisa dilakukan namun harus dengan koordinasi. Apakah RS rujukan Covid-19 di daerah asal pasien masih tersedia untuk dilakukan perawatan atau tidak.

Apabila tidak memungkinkan untuk dikembalikan ke daerah asal, pasien Covid-19 dari luar Jakarta terpaksa harus dirawat di Jakarta hingga sembuh.

"Tapi bukan dilepaskan, dibantu koordinasi. Kalau tidak ada tempat rawat ya apa boleh buat, harus dibantu," jelas Iman.

Pemprov DKI Jakarta mengungkap kondisi ICU dan tempat tidur rumah sakit ibu kota sebanyak 8.890 untuk menampung pasien Covid-19, tersisa hanya 13 persen.

Angka penggunaan tempat tidur (bed occupancy ratio/BOR) rumah sakit di DKI Jakarta untuk pasien Covid-19 adalah sebanyak 87 persen melayani warga lintas provinsi.

Jika dibandingkan dengan provinsi lain di sekitar Jakarta, maka BOR DKI Jakarta lebih tinggi. BOR di Provinsi Banten 79 persen, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 78 persen, Jawa Barat (73), dan Jawa Timur 69 persen.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Jenazah Briptu Herlis Yang Gugur Dalam Tugas Di Poso Disambut Ratusan Warga Kolaka Utara
Nusantara

Jenazah Briptu Herlis Yang G..

04 Maret 2021 22:35
Ingin Jelaskan Detail, Syahganda Minta Hadir Langsung Di Persidangan
Nusantara

Ingin Jelaskan Detail, Syahg..

04 Maret 2021 21:38
Angin Segar Bagi Seniman, Pemkab Ngawi Izinkan Hajatan Lengkap Dengan Hiburan
Nusantara

Angin Segar Bagi Seniman, Pe..

04 Maret 2021 20:49
Bantu Pemkot Bogor, BPKP Alihfungsikan Pusdiklatwas  Jadi Tempat Isolasi Covid-19
Nusantara

Bantu Pemkot Bogor, BPKP Ali..

04 Maret 2021 20:47
Permen Jahe Asal Karanganyar Senilai Rp1,5 Miliar Diekspor
Nusantara

Permen Jahe Asal Karanganyar..

04 Maret 2021 20:30
Ditanya Kelanjutan Jual Saham Bir, Anies Baswedan Beri Jempol
Nusantara

Ditanya Kelanjutan Jual Saha..

04 Maret 2021 19:43
Sunrise Art Gallery, Galang Dana Lewat Painting Exhibition Untuk Individu Autistik Prasejahtera
Nusantara

Sunrise Art Gallery, Galang ..

04 Maret 2021 19:30
Jadi Ikon Baru, Patung Perunggu Bung Karno Hampir Tuntas Dibangun Di Kota Lama
Nusantara

Jadi Ikon Baru, Patung Perun..

04 Maret 2021 18:19