Langgar Prokes Selama PSBB Proporsional, 22 Pelaku Usaha Disegel Disdagin Kota Bandung

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah/RMOLJabar

Kedisiplinan dan kepatuhan masyarakat menjalankan protokol kesehatan (prokes) bisa dibilang masih rendah. Tak heran jika jumlah kasus positif Covid-19 terus meningkat.

Seperti yang terlihat selama PSBB Proporsional diberlakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sejak 11 Januari lalu. Ada puluhan pelaku usaha yang melanggar prokes. Bahkan, 22 di antaranya telah dilakukan penyegelan.

Menurut Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah, hingga saat ini pihaknya terus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap para pelaku usaha yang ada di Kota Bandung.

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan ketertiban dan ketaatan para pelaku usaha terhadap aturan yang tertuang dalam Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 1 Tahun 2021.

"Disdagin Kota Bandung terus bergerak setiap hari, dan hari ini dengan kemarin beberapa toko sedang diawasi di lapangan," tutur Elly, di Balai Kota Bandung, Selasa (19/1), dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Elly menerangkan, 22 usaha yang disegel selama sepekan pemberlakukan PSBB terdiri dari berbagai sektor.

"Yang 22 adalah gabungan dari kafe, resto, hiburan, dan toko modern, jadi gabungan dari Disdagin dan Disbudpar," ungkapnya.

Selain itu, ia juga membenarkan masih ada sejumlah mini market yang masih membandel. Ia berharap, dengan adanya penyegelan yang dilakukan, para pelaku usaha dapat lebih patuh dan tertib terhadap peraturan.

"Tentu membuat efek jera. Saya bisa menjamin mulai dari Ujungberung, Cibiru, sampai tengah Kota Cibeurem, garis bawahi ini yang mini market yah, kalau toko modern yang gede-gede dari awal juga sudah patuh. Untuk supermarketnya, hypermart sudah tidak ada pelanggaran. Ini yang mini market, jam awal juga melanggar jam tutup juga melanggar," tandasnya.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021
Video

RMOL World View • Diplomasi Halal Saat Pandemi

Senin, 08 Maret 2021

Artikel Lainnya

Saat Anies Baswedan Borong Roti Dari Toko Legendaris Di Senen
Nusantara

Saat Anies Baswedan Borong R..

09 Maret 2021 00:01
Kidsloop Gandeng Rumah Kisah Hadirkan Pendidikan Interaktif Bagi Anak-anak
Nusantara

Kidsloop Gandeng Rumah Kisah..

08 Maret 2021 23:19
Tekan Penyebaran Covid 19, Gubernur Khofifah Perpanjang PPKM Mikro
Nusantara

Tekan Penyebaran Covid 19, G..

08 Maret 2021 22:23
KSAD Dan Seluruh Jajaran TNI AD Mulai Jalani Vaksinasi Covid-19
Nusantara

KSAD Dan Seluruh Jajaran TNI..

08 Maret 2021 22:16
Gelombang Kedua, KSAD Jenderal Andika Kembali Kirim Prajurit Ke Istiqlal
Nusantara

Gelombang Kedua, KSAD Jender..

08 Maret 2021 21:12
Di Jakarta, Ada 7.439 Orang Sedang Berjuang Sembuh Dari Covid-19
Nusantara

Di Jakarta, Ada 7.439 Orang ..

08 Maret 2021 20:35
Kapal Tongkang Di Gili Ketapang Tenggelam Akibat Kelebihan Beban
Nusantara

Kapal Tongkang Di Gili Ketap..

08 Maret 2021 18:52
Antisipasi Masuknya B117, KKP Bandara Soekarno-Hatta Perketat Pengawasan
Nusantara

Antisipasi Masuknya B117, KK..

08 Maret 2021 18:49