Cegah Penyebaran Covid-19, Polisi Tertibkan Kerumunan Pemuda Di Alun-alun Kota Serang

Polisi saat bubarkan kerumunan di Kota Serang, Banten/RMOLBanten

Polres Serang Kota Polda Banten membubarkan ratusan massa yang berkerumun di area publik yang ada di Kota Serang.

Pembubaran itu untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 pada saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa dan Bali.

Dilaporkan Kantor Berita RMOLBanten sekitar pukul 22.00 WIB Sabtu, (16/1) malam petugas kepolisian mulai menyisir beberapa area publik yang dijadikan tempat berkumpulnya warga.

Beberapa tempat itu diantaranya, Alun-alun Barat Kota Serang, Stadion Maulana Yusuf Serang serta di lingkungan Jalan Protokol.

Kemudian, petugas yang melihat adanya massa berkerumun di tempat tersebut langsung dipaksa untuk membubarkan diri.

Ajat (28), salah satu anggota Club Motor di Serang, mengatakan bahwa dirinya sudah biasa dan rutin berkumpul bersama teman-temanya hanya untuk sekedar minum kopi.

Ia juga mengaku tidak tahu jika di Kota Serang saat ini sedang ada pengetatan terkait protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

"Ya, kita biasa kumpul setiap malam Minggu, hanya silaturahmi aja sama kawan-kawan. Saya gak tau tuh kalau ada pembatasan jam oprasional di sini," katanya.

Sementara itu Kabag Ops Polres Serang Kota Kompol Yudha Hermawan, mengatakan dalam pelaksanaan patroli penertiban prokes tersebut setelah menyusul adanya kebijakan PPKM Jawa-Bali dari pemerintah pusat dalam penanganan pandemi Covid-19.

Ia menjelaskan kerumunan massa yang dibubarkan merupakan pelanggar protokol kesehatan seperti berkerumun dengan tidak menjaga jarak, tidak memakai masker dan melanggar jam oprasional yang telah ditentukan.

"Pada pelaksanaan itu kami melakukan pembubaran kerumunan massa yang sudah melanggar protokol kesehatan. Kemudian kami juga memberikan teguran secara prersuasif," terangnya.

Ia mengungkapkan selain melakukan penertiban protokol kesehatan terhadap masyarakat, pihaknya juga melaksanakan razia pekat ke sejumlah tempat hiburan malam (THM) yang bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya tidakan kriminal dan peredaran narkoba yang dapat mengganggu ketertiban umum.

"Selanjutnya kami juga melaksanakan razia di beberapa tempat hiburan malam, dan berhasil menyita beberapa botol miras. Kami juga menegur para pemilik agar tidak mengedarkan mirasnya itu," ujarnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar terus disiplin menerapkan protokol kesehatan karena pada situasi pandemi saat ini masih rentan terjadinya penularan.

Kolom Komentar


Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Polling 24 Tokoh Harapan, bersama Arief Poyuono dan Jerry Massie

Selasa, 23 Februari 2021
Video

Kunjungan Presiden Jokowi di NTT Undang Kerumunan Massa

Selasa, 23 Februari 2021
Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021

Artikel Lainnya

Salatiga Sabet Predikat Kota Tertoleran Nomor Satu Se-Indonesia
Nusantara

Salatiga Sabet Predikat Kota..

25 Februari 2021 17:54
Soal Vaksin, Wapres Maruf Amin: Indonesia Patut Bersyukur Karena Dalam Kondisi Lebih Baik
Nusantara

Soal Vaksin, Wapres Maruf Am..

25 Februari 2021 17:19
Setahun Pandemi, Puluhan Tempat Wisata Jateng Gulung Tikar
Nusantara

Setahun Pandemi, Puluhan Tem..

25 Februari 2021 17:05
Terbukti Langgar PPKM, Kafe Lokasi Penembakan Di Cengkareng Ditutup Satpol PP DKI
Nusantara

Terbukti Langgar PPKM, Kafe ..

25 Februari 2021 16:32
UPT PKB Amplas Jadi Sarang Pungli, Anggota DPRD Medan Berang
Nusantara

UPT PKB Amplas Jadi Sarang P..

25 Februari 2021 15:45
KSPI Pertanyakan Keputusan Pemerintah Hapus KHL Hingga Izin Kerja TKA
Nusantara

KSPI Pertanyakan Keputusan P..

25 Februari 2021 14:11
Lokasi Aksi Koboi Oknum Polisi Di Cengkareng Macet, Banyak Warga Nonton
Nusantara

Lokasi Aksi Koboi Oknum Poli..

25 Februari 2021 14:07
Tolak Turunan UU 11/2020 Ciptaker, KSPI Bakal Demo Turun Ke Jalan
Nusantara

Tolak Turunan UU 11/2020 Cip..

25 Februari 2021 13:55