Presidium 212 Dorong Bareskrim Tuntaskan Rekomendasi Komnas HAM

Ketua Presidium 212 Aminuddin/Net

Ketua Presidium 212 Aminuddin mengapresiasi hasil investigasi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang menyatakan ada pelanggaran HAM dalam kasus penembakan terhadap empat laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 Karawang, Jawa Barat.

"Pertama apresiasi setinggi-tingginya kepada Komnas HAM yang tentu sesuai harapan dan permintaan kami sebelumnya bahwa Komnas HAM jangan main-main dengan masalah pelanggaran HAM ini dan ini harus diusut secara tuntas. Hari ini kita cukup lega," kata Aminuddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (9/1).

Amin mengatakan, ketika Komnas HAM sudah memberikan lampu hijau bahwa peristiwa tersebut merupakan pelanggaran HAM maka bola ditangan Polri dalam hal ini Bareskrim yang sejak awal menangani perkara tewasnya enam laskar FPI.

"Inikan sudah 50 persen lah, tinggal pendalaman. Karena kebetulan yang melakukan (pelanggaran HAM) diduga internal kepolisian. Bareskrim tinggal menyambut apa yang diumumkan oleh Komnas HAM, berkoordinasi dengan Propam untuk menyelidiki secara serius, agar terang benderang siapa yang melanggar HAM di internal kepolisian," harap Amin.

Dengan menuntasan kasus pelanggaran HAM ini, Aminuddin yakin mampu mendongkrak citra dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

"Kan dalam kasus ini citra kepolisian meredup. Kalau Bareskrim sukses menangani atau membongkar semua aktor dan pelaku yang terlibat di dalamnya saya kira bisa jadi pelipur lara masyarakat," pungkas Aminuddin.

Sebelumnya, menindaklanjuti temuan dan rekomendasi Komnas HAM, Kapolri Jenderal Idham Azis langsung membentuk Tim Khusus (Timsus) yang terdiri dari Bareskrim Polri, Divisi Hukum Polri dan Divisi Propam Polri untuk menyelidiki temuan Komnas HAM soal dugaan pelanggaran HAM anggota polisi kepada empat Laskar FPI.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menegaskan, Timsus akan menindaklanjuti temuan Komnas HAM secara profesional dan terbuka kepada masyarakat.

"Tentunya Tim Khusus ini akan bekerja maksimal, profesional dan terbuka dalam mengusut oknum anggota polisi terkait kasus itu," ujar Argo.

EDITOR: IDHAM ANHARI

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Miris, Guru-guru Swasta Di Madura Digaji Hanya Rp 300 Ribu
Nusantara

Miris, Guru-guru Swasta Di M..

04 Maret 2021 07:58
Polisi Diminta Serius Usut Kasus Dugaan Korupsi Di Sulsel
Nusantara

Polisi Diminta Serius Usut K..

04 Maret 2021 04:38
Khofifah Instruksikan Bupati Walikota Blitar Bedah Pengembangan Selingkar Wilis Lintas Selatan
Nusantara

Khofifah Instruksikan Bupati..

04 Maret 2021 03:12
Minta Aspek Pencegahan Dan Mitigasi Bencana Diutamakan, Jokowi: Jangan Pas Ada Bencana Ribut
Nusantara

Minta Aspek Pencegahan Dan M..

03 Maret 2021 21:15
Puluhan Anggota DPRD Banten Gagal Divaksin, Ini Sebabnya
Nusantara

Puluhan Anggota DPRD Banten ..

03 Maret 2021 20:36
Luar Biasa, Istri KSAD Andika Beri Perhatian Ke Adik Kandung Pekerja Bangunan Di Mabes AD
Nusantara

Luar Biasa, Istri KSAD Andik..

03 Maret 2021 19:47
Andri Singkarru: Recovery Pasca Bencana Harus Jadi Skala Prioritas Pemda
Nusantara

Andri Singkarru: Recovery Pa..

03 Maret 2021 17:20
PKS Tuntut Prasetio Segera Respon Usulan Anies Lepas Saham Bir
Nusantara

PKS Tuntut Prasetio Segera R..

03 Maret 2021 16:38