5 Bakal Calon Kades Jalani Fit And Proper Test, Cuma 2 Orang Yang Nilainya Di Atas 70

Proses fit and proper tes bagi bakal calon Kepala Desa Kletekan, Ngawi/RMOLJatim

Para bakal calon Kepala Desa Kletekan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mulai menjalani rangkaian tes untuk bisa maju dalam Pilkades 2020. Hari ini, Sabtu (21/11), ada 6 peserta/pendaftar bakal calon kepala desa (kades) di Ngawi, yang dijadwalkan mengikuti tes.

Namun, hanya lima orang menjalani tes. Satu peserta tak hadir hingga dinyatakan gugur.

"Dari enam peserta/pendaftar, bakal calon kades yang tidak hadir satu orang. Meski demikian peserta yang absen tetap diberikan skor atau nilai pada urutan ke enam," jelas Ketua Panitia Pilkades Kletekan, Miftachul, kepada Kantor Berita RMOLJatim, Sabtu (21/11).

Sehingga otomatis yang bersangkutan dinyatakan gugur tidak dan berhak mengikuti tahapan berikutnya. Termasuk menjalani undian nomor urut apalagi saat pencoblosan pada 23 Desember 2020 mendatang.

"Alhamdulilah sesuai tahapan dan berdasarkan perbup (Perbup Ngawi No.74/2020 tentang Pilkades) jika pendaftar lebih dari lima akan dilakukan seleksi tambahan," ujar Miftachul.

Untuk teknis materi tulis, ada 4 unsur yang masuk penilaian tentunya memiliki bobot masing-masing. Yaitu pengalaman kerja di instansi pemerintahan, usia, pendidikan, dan terakhir hasil ujian tulis.

Dari 4 penilaian tersebut Yasin Nurhadi untuk sementara berada di peringkat pertama dengan mengantongi 73,6 poin. Disusul Yusuf Setiawan (72,2), Suroso (68,6), Suyatman (63,6), Rubianto (60), dan terakhir Kamid yang mendapat 32 poin.

Kamid pun dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk melanjutkan tahapan ujian. Usai ujian tulis diteruskan pengundian nomor urut dan ditetapkan sebagai calon kepala desa.

Berikut nomor urut calon kades di Desa Kletekan: nomor 1 Yusuf Setiawan, 2 Yasin Nurhadi, 3 Suroso, 4 Rubianto, dan 5 Suyatman.

Sementara itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Ngawi, menjelaskan, salah satu dari 22 desa yang bakal melaksanakan Pilkades harus menggelar tahapan tambahan berupa ujian tulis bagian dari fit and proper test.

"Hari ini di ruang Comand Center Pemkab Ngawi dilaksanakan ujian tulis bagi bakal calon kepala desa. Tahapan ini sebenarnya tambahan bagi desa yang pendaftarnya lebih dari lima orang," terang Kabul Tunggul Winarno Kepala DPMD Ngawi.

Disebutkan Kabul, pelaksanaan ujian tersebut adalah dari Desa Kletekan, Kecamatan Jogorogo. Mengingat saat penutupan pendaftaran bakal calon kades pada 19 Oktober 2020 lalu Desa Kletekan ada 6 orang pendaftar dan semuanya sudah terverifikasi administrasi dinyatakan memenuhi syarat.

"Dalam ujian tulis kita (DPMD) hanya memfasilitasi sedangkan teknis pelaksanaan tetap pada panitia desa," pungkasnya.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

Melonguane Diguncang Gempa Magnitudo 7,1, Terasa Hingga Halmahera Utara
Nusantara

Melonguane Diguncang Gempa M..

21 Januari 2021 19:53
Gibran-Teguh Resmi Pimpin Kota Solo
Nusantara

Gibran-Teguh Resmi Pimpin Ko..

21 Januari 2021 19:42
Pedagang Sapi Mogok Massal, Wagub Banten Lemparkan Ke Pemerintah Pusat
Nusantara

Pedagang Sapi Mogok Massal, ..

21 Januari 2021 19:23
Begini Penjelasan Rumah Pompa Banjir Jakarta Yang Diduga Disabotase
Nusantara

Begini Penjelasan Rumah Pomp..

21 Januari 2021 19:11
Banjir Bandang Paniai, Prajurit TNI Diinstruksikan Turun Membantu Masyarakat
Nusantara

Banjir Bandang Paniai, Praju..

21 Januari 2021 19:06
Berjibaku Dengan Banjir, PLN Berhasil Nyalakan Listrik Di Kawasan Terdampak Banjir Di Kalbar
Nusantara

Berjibaku Dengan Banjir, PLN..

21 Januari 2021 18:42
Mamuju Dan Majene Berangsur Pulih Pasca Gempa M 6,2
Nusantara

Mamuju Dan Majene Berangsur ..

21 Januari 2021 18:12
Demo Kementerian LHK Dan KPK, Massa Desak Kasus Perambahan Hutan Sumut Dituntaskan
Nusantara

Demo Kementerian LHK Dan KPK..

21 Januari 2021 17:31