Farah.ID
Farah.ID

Saran Dari Demokrat Agar Tingkat Pengangguran Di DKI Turun

LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Minggu, 08 November 2020, 10:45 WIB
Saran Dari Demokrat Agar Tingkat Pengangguran Di DKI Turun
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan politisi Partai Demokrat Mujiyono/Net
Pandemi yang berkepanjangan telah membuat pengangguran di Provinsi DKI Jakarta meningkat. Bahkan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), DKI menempati posisi puncak dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) tertinggi, yakni sebesar 10,95 persen.

Politisi Partai Demokrat, Mujiyono menilai bahwa hal itu terjadi karena DKI mengutamakan masalah kesehatan ketimbang ekonomi.

"Jakarta paling terdampak Covid-19 karena tracking-nya masif. Otomatis kebijakan yang diambil mengalahkan perekonomian karena memprioritaskan kesehatan," ujar Mujiyono saat dihubungi Kantor Berita RMOL Jakarta, Minggu (8/11).

Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Mujiyono ini mengatakan, jika masalah kesehatan dapat teratasi, sangat mungkin pergerakan ekonomis ibukota kembali menggeliat. Sehingga secara otomatis menurunkan tingkat pengangguran.

Mujiyono khawatir, jika hal ini terus berlarut-larut, maka akan memunculkan masalah sosial. Imbasnya tingkat kriminalitas berpotensi meninggi.

"Solusinya paling tepat memprioritaskan kegiatan UMKM dengan memberikan stimulus berupa permodalan dan pembinaan, termasuk mengubah bansos menjadi BLT," tandasnya. 

ARTIKEL LAINNYA