Ridwan Kamil Turba Pantau Penyaluran Bansos Di Jabar

Ridwan Kamil saat turba ke Garut pantau penyaluran bansos/RMOLJabar

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memantau langsung hari pertama penyaluran Bantuan sosial (Bansos) Pemerintah Provinsi.

Ridwan Kamil memilih turun ke bawah (turba) dengan meninjau di Kabupaten Garut.

Dia melepas keberangkatan para pengemudi motor dari PT Pos Indonesia yang menuju ke rumah-rumah penerima Bansos.

“Sebenarnya sebagian besar sudah berproses di bantuan ketiga ini. Sementara per hari ini sesuai rencana. Bantuan keempat nanti akan mengakhiri, karena ekonomi sekarang sudah membaik. Jadi ekonomi Jawa Barat sudah bergerak di 60 persen,” ucap Emil, sapaan akrabnya,seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (27/10).

Emil mengatakan, Bansos ini hanya diberikan dalam keadaan darurat seperti saat situasi pandemi Covid-19.

Oleh karena itu, dia berharap ekonomi Jabar terus bergerak sehingga tahun depan sudah tidak ada lagi penerima Bansos.

“Mudah-mudahan sisa waktu di November sampai Desember mendekati 80 sampai 90 persen. Artinya kalau sudah angka itu maka ekonomi sudah normal lagi asal disiplin,” katanya.

“Saya doakan ekonomi Garut juga terus membaik, sehingga awal tahun depan sudah tidak ada bansos lagi. Karena yang namanya bansos itu adalah darurat, pada saat betul-betul darurat bansos masuk,” tambahnya.

Sementara itu, jumlah nominal bansos tahap tiga sebesar Rp 350.000 dari semula Rp 500.000. Rincian Rp 100.000 tunai dan Rp250.000 berupa sembako. Sembako tersebut terbungkus dalam satu kantong tas kain berdesain batik.

Koordinator Sub Divisi Logistik, Sri Endang Marwati menjelaskan, nomimal Bansos tahap tiga berkurang karena ada penambahan KRTS dari asalnya 1,3 juta menjadi 1,9 juta. Di satu sisi APBD Provinsi makin terbatas..

Sri menambahkan, Pemprov Jabar sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan memanfaatkan aplikasi Pikobar dalam proses pembersihan data, sehingga tidak akan ada data ganda atau KRTS yang menerima bansos dua kali.

“Untuk tahap tiga ini kita sudah bekerja sama dengan BPKP untuk cleansing data. Dengan Pikobar juga sudah melakukan 23 proses cleansing, sehingga data yang tahap tiga ini. Insyaallah sesuai dengan yang kita harapkan. Jadi tidak ganda atau dobel penerima,” tandasnya.

Bantuan sosial (bansos) provinsi tahap tiga mulai digulirkan secara serentak ke 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Total jumlah penerima bansos 1.907.274 Keluarga Rumah Tangga Sasaran (KRTS). Pendistribusian dijadwalkan berlangsung selama 18 hari hingga 13 November 2020.

Kolom Komentar


Video

Ular Piton 3,5 Meter Ditangkap Usai Mangsa Ternak Warga Boyolali

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

Terpilih Sebagai Wakil Ketua C40 Cities, Anies Baswedan Akan Memberi Arahan Strategis Pemulihan Ekonomi Kota Akibat Pandemi
Nusantara

Terpilih Sebagai Wakil Ketua..

05 Desember 2020 13:39
Jadi Jurkam ESA, Waketum AMPG Optimis Bengkalis Akan Jauh Lebih Baik
Nusantara

Jadi Jurkam ESA, Waketum AMP..

05 Desember 2020 13:18
PPK Kemayoran Komitmen Rawat 3 Relief Bandara Jejak Sejarah Penerbangan Indonesia
Nusantara

PPK Kemayoran Komitmen Rawat..

05 Desember 2020 10:17
Doni Monardo Kunjungi Kawasan Konservasi Nusakambangan, Pastikan Ekosistem Alam Terjaga
Nusantara

Doni Monardo Kunjungi Kawasa..

05 Desember 2020 10:10
Proyek Menantu Jokowi Pernah Bikin Warga Sukabumi Banjir Lumpur, Don Adam: Lalu Mau Kau Pindahkan Ke Medan?
Nusantara

Proyek Menantu Jokowi Pernah..

05 Desember 2020 09:55
Zubairi Djoerban: Jangan Sampai Polarisasi Merugikan Penanganan Covid-19!
Nusantara

Zubairi Djoerban: Jangan Sam..

05 Desember 2020 09:12
Gories Mere Dan Karni Ilyas Tidak Terkait Dengan Kasus Jual Beli Tanah Di Labuan Bajo
Nusantara

Gories Mere Dan Karni Ilyas ..

05 Desember 2020 05:37
Habib Umar Al Hamid Minta Pemerintah Cermati Seruan Dialog Habib Rizieq
Nusantara

Habib Umar Al Hamid Minta Pe..

04 Desember 2020 19:10