Fenomena La Nina, Empat Wilayah Di Banten Rawan Banjir Dan Longsor

Ilustrasi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten menghimbau warga untuk mewaspadai dampak dari fenomena iklim La Nina dengan terjadinya curah hujan tinggi.

Kepala BPBD Banten Nana Suryana menuturkan fenomena La Nina tentang perubahan iklim yang anomali berkaitan dengan adanya hujan lebat yang tidak biasa.

"Biasanya kalau hujan lebat dan intensitasnya lama itu bisa mengakibatkan banjir dan longsor. Untuk itu masyarakat harus tetap waspada," kata Nana seperti diberitakan Kantor Berita RMOLBanten, Senin (19/10).

Dikatakan Nana, di Provinsi Banten sendiri, ada empat daerah yang rawan terjadi banjir dan longsor yakni di Pandeglang, Lebak, Serang dan Cilegon.

"Itu (daerah) yang rawan banjir dan longsor. Tapi kalau genangan sudah terjadi di Kota-kota saat hujan turun apalagi Tangerang, karena itu berbatasan dengan DKI dan Bogor yang memang dialiri sungai yang melintas Provinsi," ucapnya.

"Itu bisa terjadi kalau intensitasnya tinggi dan durasinya lama. Kalau longsor di perkotaan jarang terjadi, terkecuali memang drainasenya jelek. Atau bangunan itu ada di bantaran sungai atau kali. Nah itu bsa terjasi longsor, karena tergerus aliran air," jelasnya.

Untuk mengantisipasi hal itu, kata Nana, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, stakeholder, TNI-Polri, BMKG, PUPR dan Balai Besar Pengelola Ciujung Cidanau.

"Kita akan gelar rapat terkait apa yang disampaikan oleh BNPB tentang rencana-rencana penanggulangan banjir dimasa pandemi. Kita lakukan dalam minggu ini, tempatnya nanti di BPBD Banten," ujarnya.

Nana menuturkan datangnya bencana itu tidak akan diketahui, tapi paling tidak jika ada hujan dengan durasi yang lebih lama maka harus tetap waspada.

"Apalagi kalau intensitas tinggi. Maka hindari tempat-tempat yang berpotensi terjadinya banjir dan longsor. Jadi aktivitas-aktivitas masyarkat juga harus disesuaikan dengan kondisi," ucapnya.

Pihaknya juga menuturkan pihak kecamatan dan kelurahan sudah turut menyampaikan hal ini, jika ada rumah di bukit atau pegunungan, jika nanti terjadi hujan besar, maka dimohon untuk waspada.

"Kalau dimungkinkan hindari dulu tempat-tempat yang berpotensi terjadi bencana tersebut," tandasnya.

Kolom Komentar


Video

Ular Piton 3,5 Meter Ditangkap Usai Mangsa Ternak Warga Boyolali

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

Terpilih Sebagai Wakil Ketua C40 Cities, Anies Baswedan Akan Memberi Arahan Strategis Pemulihan Ekonomi Kota Akibat Pandemi
Nusantara

Terpilih Sebagai Wakil Ketua..

05 Desember 2020 13:39
Jadi Jurkam ESA, Waketum AMPG Optimis Bengkalis Akan Jauh Lebih Baik
Nusantara

Jadi Jurkam ESA, Waketum AMP..

05 Desember 2020 13:18
PPK Kemayoran Komitmen Rawat 3 Relief Bandara Jejak Sejarah Penerbangan Indonesia
Nusantara

PPK Kemayoran Komitmen Rawat..

05 Desember 2020 10:17
Doni Monardo Kunjungi Kawasan Konservasi Nusakambangan, Pastikan Ekosistem Alam Terjaga
Nusantara

Doni Monardo Kunjungi Kawasa..

05 Desember 2020 10:10
Proyek Menantu Jokowi Pernah Bikin Warga Sukabumi Banjir Lumpur, Don Adam: Lalu Mau Kau Pindahkan Ke Medan?
Nusantara

Proyek Menantu Jokowi Pernah..

05 Desember 2020 09:55
Zubairi Djoerban: Jangan Sampai Polarisasi Merugikan Penanganan Covid-19!
Nusantara

Zubairi Djoerban: Jangan Sam..

05 Desember 2020 09:12
Gories Mere Dan Karni Ilyas Tidak Terkait Dengan Kasus Jual Beli Tanah Di Labuan Bajo
Nusantara

Gories Mere Dan Karni Ilyas ..

05 Desember 2020 05:37
Habib Umar Al Hamid Minta Pemerintah Cermati Seruan Dialog Habib Rizieq
Nusantara

Habib Umar Al Hamid Minta Pe..

04 Desember 2020 19:10