Konsumsi Ikan Nasional Masih Rendah, KKP Berikan Bantuan Pada Anak Yatim Dan Dhuafa

Wakil Walikota Bekasi Dr. Tri Adhianto Tjahyono menyerahkan paket bantuan makanan olahan ikan kepada anak yatim binaan Yayasan Al Iman Antara di Bintara Jaya, Kota Bekasi, disaksikan Staf Ahli Menteri KKP, Darmadi Aries Wibowo, Minggu (18/10)./Ist

Anak-anak yatim dan kaum dhuafa yang diasuh Yayasan Al Iman Antara di Kota Bekasi mendapatkan bantuan produk ikan olahan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Bantuan ini dalam rangka penanganan dampak pandemi Covid-19.

Bantuan secara simbolis diserahkan dalam Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di kantor Yayasan Al Iman Antara secara simbolis oleh Wakil Walikota Bekasi Dr. Tri  Adhianto Tjahyono. Staf Ahli Menteri KKP, Darmadi Aries Wibowo, ikut menyaksikan penyerahan bantuan itu.

Dalam sambutannya, Tri Adhianto mengatakan, konsumsi sayur dan ikan di Bekasi masih rendah. “Di kota, cari  junk food lebih gampang daripada cari gabus pucung,” kata Tri dalam keterangan yang diterima redaksi.

Karena itu, sudah saatnya sekarang dilakukan kampanye untuk gemar makan ikan.

“Tapi mengubah mind set memang perlu waktu,” katanya.

Bantuan yang diberikan sebanyak 250 paket, berisi makanan olahan berbahan ikan, yang merupakan produksi UMKM di Kota Bekasi.

Adapun Staf Ahli Menteri KKP, Darmadi Aries Wibowo, mengatakan, program Gemarikan bertujuan meningkatkan konsumsi ikan, mendukung penurunan stunting dan gizi buruk, mempromosian produk perikanan sebagai makanan kaya gizi dan protein, menyerap produk ikan sekaligus menyalurkannya pada masyarakat.

Ia menambahkan, Angka Konsumsi Ikan (AKI) Nasional saat ini masih rendah, yaitu 50,69 kg/per kapita pada 2018, naik menjadi 54,49 kg pada 2019 dan ditargetkan 56.39 kg tahun ini. Sedangkan di Kota Bekasi, berdasarkan data Susenas 2019, Angka Konsumsi Ikan Kota Bekasi sebesar 46,01 kg, di atas rata-rata Jawa Barat 32,06 kg.

Yayasan Al Iman Antara, yang didirikan warga Kompleks LKBN Antara di Bintara Jaya, Bekasi, pada 1982, saat ini mengelola TKIT dan SDIT Al Iman, makam Raudhatul Jannah di Babelan, Bekasi, serta masjid.

Menurut Ketua Yayasan, Endang Usman, untuk meringankan beban anak yatim dan keluarga dhuafa di sekitar masjid, yayasan memberikan bantuan berupa 146 paket beras 5 kg setiap bulan. Dana berasal dari sumbangan jamaah masjid.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Hingga Saat Ini, RSD Wisma Atlet Rawat 1.361 Pasien Covid-19
Nusantara

Hingga Saat Ini, RSD Wisma A..

26 Oktober 2020 02:02
Nama Anwar Sadad Menguat Pimpin DPD Gerindra Jawa Timur
Nusantara

Nama Anwar Sadad Menguat Pim..

26 Oktober 2020 01:28
Rektor President University: Saatnya Mengubah Pandemi Sebagai Peluang Mempertajam Kewirausahaan
Nusantara

Rektor President University:..

25 Oktober 2020 22:34
Hari Santri Nasional, NU Care Gelar Swab Test Gratis Untuk Santri Dan Guru Ngaji
Nusantara

Hari Santri Nasional, NU Car..

25 Oktober 2020 17:33
Jelang Libur Panjang, Penumpang Kereta Api Diimbau Rapid Test H-1 Keberangkatan
Nusantara

Jelang Libur Panjang, Penump..

25 Oktober 2020 16:58
Satpol PP DKI Umumkan Denda PSBB Dua Pekan Kemarin Hampir Rp 100 Juta
Nusantara

Satpol PP DKI Umumkan Denda ..

25 Oktober 2020 15:00
Naila Novaranti Raih Rekor MURI Usai Terjun Payung Di Tujuh Benua
Nusantara

Naila Novaranti Raih Rekor M..

25 Oktober 2020 13:53
Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, PSBB Transisi DKI Diperpanjang Hingga 8 November
Nusantara

Antisipasi Lonjakan Kasus Co..

25 Oktober 2020 12:44